Polsek Rappocini Makassar Diserang Massa, Berawal dari Teguran

Kompas.com - 08/10/2020, 23:38 WIB
Kapolsek Rappocini Kompol Ashari saat diwawancara usai penyerangan di Mapolsek oleh massa aksi omnibus law undang-undang cipta kerja di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis (8/10/2020). KOMPAS.COM/HIMAWANKapolsek Rappocini Kompol Ashari saat diwawancara usai penyerangan di Mapolsek oleh massa aksi omnibus law undang-undang cipta kerja di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Rappocini, Makassar, Kamis (8/10/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Mapolsek Rappocini Makassar yang berada di Jalan Sultan Alauddin sempat diserang mahasiswa yagg tergabung dalam massa aksi dan beberapa warga pada Kamis (8/10/2020) malam. 

Massa yang menyerang melakukan pelemparan ke arah Polsek dan aparat yang bertugas. Bentrokan pun pecah. 

Kapolsek Rappocini Kompol Ashari mengatakan, penyerangan itu buntut dari salah satu mahasiswa yang berboncengan dengan istrinya dari Kabupaten Gowa hendak masuk Kota Makassar dengan melalui Jalan Sultan Alauddin. 

Baca juga: Massa Aksi yang Ditangkap Polisi di Makassar Bertambah, Kini 105 Orang

Namun kata Ashari, polisi tidak membiarkan warga dari luar masuk ke Kota Makassar dengan melalui Jalan Sultan Alauddin.

Pasalnya jalan ini digunakan mahasiswa melakukan aksi demo tolak Omnibus Law. 

Ashari pun menyarankan pengendara motor itu melewati jalur lain agar tidak berbenturan dengan massa aksi.

Namun, pengendara itu tetap ngotot ingin masuk sehingga dihentikan polisi yang sedang membuat barikade. 

"Mahasiswa yang berboncengan itu menyerobot barikade sehingga ditegur lah sama anggota. Jadi dia tidak terima sehingga dia mengancam bilang tunggu saya panggil teman saya ke sini," kata Ashari saat diwawancara wartawan. 

Baca juga: Kapolda Sulsel Sebut Kelompok Anarko Tunggangi Demo Omnibus Law di Makassar, Pancing Kericuhan

Tidak lama kemudian massa benar-benar datang ke Polsek Rappocini dan melakukan penyerangan.

Massa aksi dari mahasiswa Unismuh yang sedang menggelar aksi di sekitar Polsek Rappocini pun turut terpancing dan ikut menyerang. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Regional
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Regional
Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

Regional
Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

Regional
3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

Regional
KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

Regional
Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

Regional
Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

Regional
Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

Regional
Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

Regional
Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

Regional
Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

Regional
Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

Regional
UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

Regional
Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X