Jelang Demo Buruh di Bandar Lampung, 7 Pelajar SMK Tertangkap Bawa Benda Diduga Bom Molotov

Kompas.com - 08/10/2020, 12:40 WIB
Salah satu pelajar asal Lampung Selatan yang membawa botol sirup berisi bensin pertamax. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYASalah satu pelajar asal Lampung Selatan yang membawa botol sirup berisi bensin pertamax.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Tujuh orang pelajar kembali diamankan aparat kepolisian menjelang demonstrasi buruh di Bandar Lampung.

Tujuh pelajar SMK itu berasal dari Kalianda, Lampung Selatan.

Para pelajar ini terjaring sweeping aparat kepolisian di dekat lokasi titik demonstrasi di Tugu Adipura.

Saat pemeriksaan, aparat kepolisian menemukan dua botol sirup berisi bensin Pertamax.

Baca juga: 183 Orang yang Ditangkap Diduga Penyusup dalam Demo di Palembang Kedapatan Bawa Sajam, Bom Molotov, dan Air Keras

Mengaku diajak demo lewat WA

Diduga, botol sirup dan bahan bakar itu akan digunakan sebagai bahan bom molotov.

Salah satu pelajar, TW (17) mengaku datang dari Lampung Selatan untuk mengikuti aksi demonstrasi di Bandar Lampung.

"Diajakin lewat WA (WhatsApp) ikut demo. Orangtua saya tau saya ke sini untuk ikut demo," kata TW di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (8/10/2020).

Hari ini rencananya sejumlah organisasi buruh akan melakukan demonstrasi menolak omnibus law UU Cipta Kerja di Tugu Adipura.

Baca juga: Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bandung, Petugas Dilempar Bom Molotov

Datang dari luar Bandar Lampung

Namun, terkait botol sirup yang telah terisi bahan bakar itu, TW mengaku tidak tahu menahu.

"Tadi ada rombongan (pelajar) lain yang ikut, itu (botol sirup berisi bensin pertamax) saya nggak tau punya siapa," kata TW.

Sebelumnya, 25 pelajar juga diamankan aparat kepolisian di sejumlah titik di Bandar Lampung.

Para pelajar ini kemudian digiring ke Mapolresta Bandar Lampung untuk didata.

Para pelajar tersebut datang dari luar Bandar Lampung, diantaranya dari Tulang Bawang Barat, Kotabumi, Mesuji, hingga Lampung Selatan.

Namun, hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait aksi sweeping terhadap pelajar tersebut.

Baca juga: Ricuh Demo Tolak Omnibus Law di Lampung Berlanjut hingga Malam, 1 Motor Polantas Dibakar



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Susiato Tewas Dibacok Teman Satu Kos, Polisi: Pelaku Tersinggung Disebut Ganteng

Regional
Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewaskan 1 Orang, Pemilik Pabrik: Penjaga Iseng Main Korek

Regional
Usai dari Luar Kota, Wakil Bupati Pangandaran dan Istri Positif Covid-19

Usai dari Luar Kota, Wakil Bupati Pangandaran dan Istri Positif Covid-19

Regional
Pilu, Siswi 15 Tahun Diperkosa di Hutan Saat Cari Sinyal untuk Belajar Daring

Pilu, Siswi 15 Tahun Diperkosa di Hutan Saat Cari Sinyal untuk Belajar Daring

Regional
Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Cerita Pria Gunakan Foto Artis Korea untuk Menipu, Ancam Sebar Foto Bugil, 8 Perempuan Jadi Korban

Regional
Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Provinsi Jawa Tengah Kembali Terima 248.600 Dosis Vaksin, Ganjar Minta 12 Daerah Langsung Eksekusi

Regional
Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Menyoal KKN Lapangan Unila, Rencana Libatkan Ribuan Mahasiswa hingga Ditunda Setelah Diprotes Warganet

Regional
UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

UPT Logam Purbalingga Terbakar Hebat, 1 Orang Tewas dan 3 Gedung Rusak Berat

Regional
Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Kronologi Pria Bunuh Pasangan Sesama Jenis di Grobogan, Berawal dari Kencan yang Tak Dibayar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

[POPULER NUSANTARA] Ini Alasan Siswi Non-Muslim di Padang Diwajibkan Pakai Jilbab | Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras oleh Pamannya

Regional
Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Duduk Perkara Dokter Ditemukan Tewas Dalam Mobil Sehari Setelah Divaksin Covid-19, Diduga Sakit Jantung

Regional
Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Detik-detik Seorang Remaja di Pekanbaru Tewas Setelah Terjatuh dan Tertabrak Mobil Damkar

Regional
Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Penjelasan BMKG soal Penyebab Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Regional
Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Sandiaga Uno: Batik Batam Layak Jadi Produk Unggulan

Regional
Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Sakit Hati Tak Dibayar, Pria Ini Tusuk Pasangan Sesama Jenis hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X