Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 07/10/2020, 20:23 WIB

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih belum terkendali hingga saat ini.

Hal itu ditunjukkan oleh data kasus harian Covid-19 yang melonjak tajam selama September hingga awal Oktober 2020.

Berdasarkan data harian, setiap harinya terjadi rekor penambahan kasus Covid-19 berkisar 20 sampai 60 orang.

Baca juga: Video Viral Penyerangan di Depan Pizza Hut, Ini Kejadian Sebenarnya

Kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor dalam penanganan Covid-19 ini menjadi perhatian khusus Bupati Bogor Ade Yasin.

Penyebabnya, spesimen swab yang belum diperiksa dan menumpuk berjumlah 1.000 di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Bogor.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif dinilai bakal terus bertambah dengan adanya penumpukan alat pemeriksaan spesimen menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR).

"Akhir September masih ada 1.000 spesimen belum dilakukan uji coba laboratorium, karena menunggu antrean. Dinkes harus menjelaskan berapa ketersediaan PCR sekarang dan segera mengaktifkan Labkesda," kata Ade dalam surat evaluasi penanganan Covid-19 yang diterima Kompas.com, Rabu (7/10/2020).

Baca juga: Soal Vonis Bebas Febi, Ini Tanggapan Ibu Kombes

Menurut Ade, sampai saat ini Dinkes baru mampu melakukan uji pemeriksaan PCR terhadap 21.986 spesimen selama pandemi.

Akan tetapi, angka pemeriksaan itu masih jauh dari yang ditargetkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yakni 60.000 spesimen atau 1 persen dari jumlah ideal penduduk Kabupaten Bogor yang hampir 6 juta jiwa.

Tak sampai di situ, dari laporan yang diterima, Dinkes juga gagal mengejar target pemeriksaan yang seharusnya 300 kali sampai 400 kali spesimen per hari.

Menurut Ade, hal ini harus jadi perhatian, karena Kabupaten Bogor baru mampu menguji 200 spesimen per hari dan tertinggal jauh dari yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ade mengkhawatirkan keterlambatan pengujian PCR akan meluaskan penyebaran virus Covid-19 di zona merah kecamatan.

"Terjadi keterlambatan informasi mengenai warga terkonfirmasi positif atau tidaknya," kata Ade.

Baca juga: Demo di Padang Ricuh, Ketua DPRD Sumbar Dilempari

Seperti diketahui, Pemkab Bogor memiliki 6 unit alat PCR. Tetapi, 4 di antaranya belum bisa digunakan.

Alat PCR tersebut tersebar di masing-masing rumah sakit umum daerah (RSUD) yakni di Ciawi, Cibinong, Cileungsi, dan Leuwiliang.

Sedangkan, dua unit lainnya ada di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Cibinong yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jabar dan Mobile Lab Biosafety Level (BSL) 2.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

JSDDD Jadi Pilot Project Nasional, Bupati Jembrana: Kami Siap Bekerja Sama dengan BPS

Regional
Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Muba Bangga, Desa Bukit Selabu Dapat Anugerah Award Desa Cinta Statistik 2022

Regional
Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Senin Besok, Mbak Ita Akan Resmi Dilantik Ganjar Jadi Wali Kota Semarang

Regional
Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Wabup Pidie Jaya Apresiasi Ketulusan Pengabdian Ramhat Aulia yang Bawa Ayahnya Berobat dengan Becak Motor

Regional
Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Wujud Kolaborasi Lintas Daerah, Perayaan HUT Ke-20 Kabupaten Bone Bolango Hadirkan Berbagai Atraksi

Regional
BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

BPKH bersama Dompet Dhuafa Bagikan 250 Kitchen Kit untuk Penyintas Gempa Cianjur

Regional
Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Gubernur Sulsel Nilai Keberhasilan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Karena Kepimimpinan Jokowi

Regional
Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Pemkot Semarang Luncurkan BUMP, Plt Walkot Ita Harap Kesejahteraan Petani Meningkat

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.