Viral Video Bocah 5 Tahun Operasikan Eskavator untuk Bersihkan Puing Jembatan

Kompas.com - 04/10/2020, 22:18 WIB
Theo Paays, bocah lima tahun asal Desa Amahusi, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon saat mengoperasikan eskavator untuk membersihkan puinh jembatan dan bebatuan di sungai di desanya, Minggu (4/10/2020) Dok. FacebookTheo Paays, bocah lima tahun asal Desa Amahusi, Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon saat mengoperasikan eskavator untuk membersihkan puinh jembatan dan bebatuan di sungai di desanya, Minggu (4/10/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seorang bocah sedang mengoperasikan eskavator di sebuah sungai viral di media sosial, Minggu (4/10/2020).

Dalam video berdurasi 4.30 menit itu tampak sang bocah sedang mengoperasikan alat berat itu sendirian di sebuah sungai.

Sementara beberapa warga di sungai itu memberikan aba-aba kepada sang bocah.

Usai membersihkan sungai itu, bocah tersebut kemudian membawa eskavator itu ke dekat sebuah rumah.

Baca juga: Aksi Theo, Bocah 5 Tahun, Operasikan Eskavator Keruk Sungai Pascabanjir Ambon

Video viral itu pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Ayos Pattiasina dengan menukiskan keterangan sebagai berikut.

"NAMANYA DEO USIANYA BARU 5 TAHUN.. SUDAH BISA MENGOPERASIKAN ALAT BERAT EXCAVATOR.. DEO MEMBANTU WARGA MEMINDAHKAN BATU BESAR YANG MENGHIMPIT PIPA AIR MINUM WARGA AKIBAT BANJIR SEMALAM DI KOTA AMBON TERLEBIH KHUSUS DI HUTUMURI... BERKAT BANTUANNYA KAMI SUDAH BOLEH MENIKMATI LAGI AIR BERSIH.... TERIMA KASIH DEO.. TUHAN BERKATI."

Dalam enam jam pertama diposting, tapi video tersebut telah dibagikan sebanyak 1.180 kali.

Baca juga: 30 Ton Sampah dan Lumpur Diangkut Truk dari Lokasi Banjir di Ambon

Dari penelusuran Kompas.com aksi sang bocah mengoperasikan eskavator itu terjadi di Desa Hutimuri, Kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon pada Minggu (4/10/2020) tadi.

Bocah tersebut sendiri diketahui bernama Theo Paays dan usianya baru lima tahun.

"Namanya Theo Paays, dia baru lima tahun, dia ini cucu saya tapi kita ambil sebagai anak bungsu," kata sang kakek, Anthony Paays kepada Kompas.com via telepon seluler, Minggu malam.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Libur Panjang, ASN Madiun Tak Dilarang ke Luar Kota, Harus Rapid Test Saat Kembali

Regional
1,9 Juta KRTS di Jabar Mulai Terima Bansos Tahap Ketiga

1,9 Juta KRTS di Jabar Mulai Terima Bansos Tahap Ketiga

Regional
Pemprov DIY Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Pemprov DIY Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat Covid-19

Regional
Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka atas Kasus Penganiayaan, Dilaporkan Korban Tahun 2018

Bahar bin Smith Ditetapkan Tersangka atas Kasus Penganiayaan, Dilaporkan Korban Tahun 2018

Regional
Penyesalan Kiswanto Usai Bunuh Teman SD yang Juga Selingkuhannya, Tunggui Jasad Korban Berjam-jam

Penyesalan Kiswanto Usai Bunuh Teman SD yang Juga Selingkuhannya, Tunggui Jasad Korban Berjam-jam

Regional
Pilkada Surabaya 2020, 2 Paslon Saling Klaim Unggul Berdasarkan Survei

Pilkada Surabaya 2020, 2 Paslon Saling Klaim Unggul Berdasarkan Survei

Regional
Yaidah Urus Akta Kematian Anak sampai ke Jakarta, Pemkot Surabaya: Petugas Tak Punya Kapabilitas

Yaidah Urus Akta Kematian Anak sampai ke Jakarta, Pemkot Surabaya: Petugas Tak Punya Kapabilitas

Regional
Perjuangan Warga Kampung Long Isun Lawan Alih Fungsi Lahan demi Lestarinya Hutan Adat

Perjuangan Warga Kampung Long Isun Lawan Alih Fungsi Lahan demi Lestarinya Hutan Adat

Regional
Akhir Tragis Wanita Pedagang Pakaian, Disetubuhi dan Dibunuh di Hotel oleh Teman SD

Akhir Tragis Wanita Pedagang Pakaian, Disetubuhi dan Dibunuh di Hotel oleh Teman SD

Regional
Rumahnya Tertimbun Longsor Saat Hujan Deras, 2 Warga Pangandaran Tewas

Rumahnya Tertimbun Longsor Saat Hujan Deras, 2 Warga Pangandaran Tewas

Regional
Bahar bin Smith Jadi Tersangka Lagi, Kuasa Hukum: Ada Kesalahpahaman

Bahar bin Smith Jadi Tersangka Lagi, Kuasa Hukum: Ada Kesalahpahaman

Regional
Libur Panjang, Gubernur Banten Tak Larang Warganya Berlibur ke Luar Kota

Libur Panjang, Gubernur Banten Tak Larang Warganya Berlibur ke Luar Kota

Regional
Ancam Bongkar Hubungan Asmara, Pegawai Kafe Dibunuh dan Dibuang di Kolam Buaya, Ini Kronologinya

Ancam Bongkar Hubungan Asmara, Pegawai Kafe Dibunuh dan Dibuang di Kolam Buaya, Ini Kronologinya

Regional
Longsor di Caringin Sukabumi Meluas, Puluhan Jiwa Mengungsi

Longsor di Caringin Sukabumi Meluas, Puluhan Jiwa Mengungsi

Regional
Alasan Jerinx Buat Kalimat Nyeleneh di Unggahannya: Sengaja, Berharap Direspons IDI

Alasan Jerinx Buat Kalimat Nyeleneh di Unggahannya: Sengaja, Berharap Direspons IDI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X