Gunung Semeru Kembali Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Kompas.com - 01/10/2020, 15:24 WIB
Bunga edeweiss di Gunung Semeru. KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYABunga edeweiss di Gunung Semeru.

MALANG, KOMPAS.com - Pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur resmi dibuka pada Kamis (1/10/2020).

Pada hari pertama, sebanyak belasan orang melakukan pendakian di Gunung Semeru.

Baca juga: Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Gunung Semeru Terungkap, Ini Penjelasan TNBTS

"Hari pertama landai. Hanya 16 pendaki," kata Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Humas TNBTS Sarif Hidayat melalui pesan singkat, Kamis.

Jumlah itu berbeda dengan akhir pekan. Selama tiga pekan ke depan, telah mencapai kapasitas maksimal.

"2-5 (Oktober) itu full booking," kata Sarif.

 

Pada akhir pekan pertama, kuota penuh mulai Jumat hingga Senin (2-5/10/2020). Akhir pekan kedua juga penuh mulai Jumat hingga Minggu (9-11/10/2020).

Lalu pada akhir pekan ketiga juga penuh, Jumat hingga Minggu (16-18/10/2020). Sedangkan pada akhir pekan keempat yang penuh hanya pada Sabtu (24/10/2020).

Baca juga: Ini Persyaratan Protokol Kesehatan untuk Mendaki di Gunung Semeru

Hal ini berdasarkan data pada website pemesanan online pendakian Gunung Semeru per Kamis (1/10/2020) pukul 15.18 WIB.

 

Setelah dibuka kembali, kuota pendaki yang diizinkan mengunjungi Gunung Semeru sebanyak 120 orang per hari. Para pendaki hanya diizinkan bermalam satu hari.

Menurut Sarif, pendaki yang telah mendaftar merupakan warga lokal asal Malang dan sekitarnya.

Sementara itu, karena gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut itu dibuka dengan standar protokol kesehatan, setiap pendaki harus melalui pengecekan kesehatan Covid-19 sebelum memulai perjalanan.

"Ada pengecekan kesehatan, cek suhu tubuh, simaksi, identitas, masker dan hand sanitizer dan informasi umum pendakian lainnya," katanya.

Baca juga: Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Dalam pendakian selama pandemi Covid-19, para pendaki harus membawa surat keterangan bebas infeksi saluran pernapasan atas.

Para pendaki juga diminta menggunakan masker dan membawa masker cadangan minimal empat helai serta membawa obat-obatan pribadi juga hand sanitizer.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Kasus Meningkat, RSUD Jombang Over Kapasitas Pasien Covid-19

Regional
Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Dipecat karena Korupsi, Mantan PNS Dalangi Penipuan Pembangunan Rumah Duafa dari Penjara, Ini Ceritanya

Regional
Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Diduga Keracunan AC Mobil, Seorang Ibu Tewas dan 2 Anaknya Kritis

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Ridwan Kamil Sebut Jabar Diprediksi Mengalami Krisis Pangan pada 2021

Regional
Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Kronologi Ditemukan 238 Kasus Positif di Politeknik Transportasi Darat, Berkumpul untuk Kegiatan Pengenalan Kampus

Regional
Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Terjadi Kerumunan Pertandingan Sepak Bola, Polda Banten Evaluasi Bawahan

Regional
Kronologi 2 'Speedboat' Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Kronologi 2 "Speedboat" Tabrakan di Sungai Lalan, Keluar Jalur dan Satu Penumpang Tewas

Regional
Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Mayat Perempuan di Fondasi Rumah, Diduga Diracun Potasium dan Tinggal Kerangka

Regional
Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Pecat Pegawai yang Tertangkap Bawa Ganja Saat Patroli, Jasa Marga: Tak Ada Toleransi!

Regional
Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Debit Sungai Serayu Tinggi, Kapal Ponton Seberat 20 Ton Hanyut, Sempat Tersangkut di Bendungan

Regional
7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

7 Tahun Jadi Misteri, Kasus Mayat Perempuan di Kebun Salak Sleman Akhirnya Terungkap

Regional
Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Banjir Sungai Serayu, Ribuan Rumah Terendam, Warga Diungsikan

Regional
Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Jelang Debat Gibran dan Bajo Putaran Kedua Nanti Malam, Ini 4 Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Polisi Panggil Panitia Turnamen Sepak Bola yang Timbulkan Kerumunan

Regional
238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

238 Mahasiswa Positif Covid-19, Politeknik Transportasi Darat Jadi Klaster Penularan Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X