Video Viral PNS Karaoke di Kantor Kelurahan, Pemkot Bandung Segera Beri Sanksi

Kompas.com - 29/09/2020, 07:55 WIB
Ilustrasi. ISTIlustrasi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Beberapa unggahan video yang menampilkan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) tengah asyik berkaraoke tersebar di media sosial.

Usut punya usut, PNS yang berkaraoke di tengah jam kerja tersebut dilakukan di kantor Kelurahan Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung.

Dalam dua video berdurasi 36 dan 20 detik itu terlihat sejumlah ASN menggunakan pakaian dinas tengah asyik bernyanyi.

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung Yayan A Brillyana mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memanggil Lurah Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kidul, terkait hal tersebut.

Baca juga: Pensiunan PNS Edarkan Uang Palsu untuk Bayar Utang Pemilihan Bupati Sebesar Rp 1 M

Menurut Yayan, para ASN yang kedapatan berkaraoke dalam video tersebut secara jelas melanggar protokol kesehatan.

Padahal, seharusnya mereka menjadi contoh untuk masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Kalau ada pelanggaran protokol kesehatan, kita akan berikan hukuman,” kata Yayan di Bandung, Senin (28/9/2020).

Kena sanksi potong TPP

Lebih lanjut Yayan menjelaskan, jika para ASN tersebut terbukti melanggar, mereka akan dikenakan sanksi pelanggaran Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Baca juga: Video Viral Ratusan Orang Senam Zumba Abai Protokol Kesehatan, Penyelenggara Didenda Rp 400.000

Sanksi yang diterapkan, menurut Yayan, bisa berupa teguran dan sanksi administrasi.

Mulai dari teguran lisan dan pencatatan kinerja hingga pengurangan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) serta penangguhan gaji.

“Kalau hukumannya ringan, hanya atasannya yang memberikan teguran. Ada sanksi ringan-ringan itu teguran lisan sama potong TPP 50 persen satu bulan. Sanksi ringan sampai sedang itu teguran tertulis dan potongan 50 persen dua bulan. Sedangkan sanksi ringan sampai berat itu pernyataan tidak puas potongan TPP 50 persen tiga bulan,” ungkapnya.

Duduk perkara

Yayan menjelaskan, setelah ditelusuri, video tersebut menampilkan aktivitas karaoke di Aula Kelurahan Cigondewah Kidul pada tanggal 31 Agustus 2020.

Sebelumnya, di lokasi tersebut dilaksanakan pelantikan pengurus LPM tingkat kelurahan.

Setelah acara pelantikan usai, sekitar pukul 17.00 WIB, mereka lantas mengisi kegiatan dengan berkaraoke.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bripka DA Tembak Pria yang Diduga Depresi hingga Tewas, Bermula Diserang Tiba-tiba

Bripka DA Tembak Pria yang Diduga Depresi hingga Tewas, Bermula Diserang Tiba-tiba

Regional
Ketua Gerindra Solo Kenang Nunung Sugiantoro sebagai Sosok yang Santun

Ketua Gerindra Solo Kenang Nunung Sugiantoro sebagai Sosok yang Santun

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 21 Oktober 2020

Regional
Pura-pura Menolong Pengendara Mogok, 3 Perampok Ini Rampas Ponsel

Pura-pura Menolong Pengendara Mogok, 3 Perampok Ini Rampas Ponsel

Regional
Berhenti Jadi Sopir karena Pandemi, Astika Buka Usaha Kopi Sepeda, Terinspirasi dari Jerman

Berhenti Jadi Sopir karena Pandemi, Astika Buka Usaha Kopi Sepeda, Terinspirasi dari Jerman

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 21 Oktober 2020

Regional
Video Viral Uang Pengemis Dirampas, 3 Satpol PP Jadi Tersangka

Video Viral Uang Pengemis Dirampas, 3 Satpol PP Jadi Tersangka

Regional
Bakesbangpol Surabaya: Prosedur Pengajuan Cuti Kampanye Risma Sesuai Aturan

Bakesbangpol Surabaya: Prosedur Pengajuan Cuti Kampanye Risma Sesuai Aturan

Regional
Kronologi Seorang Remaja Tikam Nelayan hingga Tewas, Terpengaruh Miras

Kronologi Seorang Remaja Tikam Nelayan hingga Tewas, Terpengaruh Miras

Regional
Polda Banten Antisipasi Rencana 10.000 Buruh Demo ke Jakarta

Polda Banten Antisipasi Rencana 10.000 Buruh Demo ke Jakarta

Regional
KPU Sleman Pastikan Pasien Covid-19 Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2020

KPU Sleman Pastikan Pasien Covid-19 Bisa Gunakan Hak Pilih di Pilkada 2020

Regional
Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu Tegur 3 Kontestan Pilkada Mojokerto

Langgar Protokol Kesehatan, Bawaslu Tegur 3 Kontestan Pilkada Mojokerto

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 21 Oktober 2020

Regional
Gantung Diri, Seorang Pemuda Tinggalkan Pesan di Buku Tabungan: Buat Nenek, Terima Kasih...

Gantung Diri, Seorang Pemuda Tinggalkan Pesan di Buku Tabungan: Buat Nenek, Terima Kasih...

Regional
Beredar Informasi Kapal Rohingya di Perairan Aceh, Petugas Gabungan Patroli Laut

Beredar Informasi Kapal Rohingya di Perairan Aceh, Petugas Gabungan Patroli Laut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X