Kompas.com - 25/09/2020, 09:27 WIB
Akses masuk ke pondok pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditutup, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINAkses masuk ke pondok pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, ditutup, Kamis (24/9/2020).

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Dua pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadi klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19).

Secara keseluruhan terdapat 138 santri yang positif Covid-19.

Masing-masing di ponpes di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, 11 santri dan terbaru di ponpes Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara sebanyak 127 santri.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, di ponpes Kelurahan Purwanegara awalnya salah seorang santri dinyatakan positif Covid-19 lebih dulu.

"Memang awalnya ada satu santri yang positif duluan," kata Sadiyanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (25/9/2020).

Baca juga: Pesantren Ini Jadi Klaster Baru Corona, 10 Santri Positif Covid-19

Pihaknya lantas melakukan swab massal dalam bebeberapa gelombang mulai akhir pekan lalu.

"Banyak santri yang mengeluh batuk pilek, terus kita datang ke sana karena ada info dari puskesmas. Untuk kewaspadaan," ujar Sadiyanto.

Hasilnya, total terdapat 127 santri yang dinyatakan positif Covid-19. Sebanyak 45 di antaranya ber-KTP Banyumas, sisanya dari luar daerah.

"Kondisi kesehatannya bagus, karena memang bukan kelompok rentan, rata-rata anak usia sekolah atau pelajar," kata Sadiyanto.

Sementara itu, di ponpes Desa Karanggintung awalnya terdapat seorang santri asal luar daerah yang lebih dulu dinyatakan positif Covid-19.

"Terus kita tracing beberapa kontak erat, totalnya jadi 11 santri, 3 di antaranya warga Banyumas," ujar Sadiyanto.

Baca juga: 127 Santri Positif Covid-19, 2 Ponpes di Banyumas Lockdown

Sadiyanto menyatakan, klaster penyebaran di ponpes Desa Karanggintung telah terkendali. Pihaknya kini fokus menangani di ponpes Kelurahan Purwanegara.

"Untuk yang Purwanegara akan kita swab semuanya, yang sudah di-swab kemarin baru sekitar setengahnya," kata Sadiyanto.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 127 santri di sebuah ponpes di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, terkonfirmasi positif Covid-19.

Ponpes tersebut telah ditutup sementara selama 14 hari ke depan sejak kemarin.

Penutupan sementara juga diberlakukan di sebuah ponpes di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, sejak beberapa waktu lalu.

Pasalnya berdasarkan tes swab yang dilakukan beberapa tahap, total terdapat 11 santri yang positif Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X