20 Orang di Lingkungan Rumah Dinas Gubernur Bali Positif Corona

Kompas.com - 24/09/2020, 16:45 WIB
Gubernur Bali I Wayan Koster  di acara bersama BRI di Bedugul, Tabanan, Bali, Kamis (24/9/2020). IstimewaGubernur Bali I Wayan Koster di acara bersama BRI di Bedugul, Tabanan, Bali, Kamis (24/9/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan, lebih dari 20 orang di lingkungan rumah dinasnya, Jaya Sabha, Denpasar, Bali, terpapar Covid-19.

Bahkan, empat ajudan dari Koster juga terpapar Covid-19.

Kemudian, pramusaji hingga tukang kebun juga terpapar Covid-19.

"Karena terus terang saja saya buka di sini, tak perlu ditutupi. Di lingkungan wilayah saya di tempat tinggal saya di kediaman dinas Jaya Saba lebih dari 20 orang positif," kata Koster, di acara bersama BRI di Bedugul, Tabanan, Bali, Kamis (24/9/2020).

Baca juga: 4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Terkait hal itu, ia meminta masyarakat tak menganggap Covid-19 dengan main-main.

Ia juga meminta masyarakat tak mempercayai orang yang mengatakan Covid-19 sebuah persengkokolan.

"Itu tidak benar, korbannya banyak, yang positif banyak yang meninggal banyak," kata Koster.

Koster memohon masyarakat untuk mengikuti arahan dan apa yang jadi kebijakan pemerintah.

Pemerintah, kata Koster, terus bekerja keras menangani pandemi Covid-19 ini dengan mendorong masyarakat agar tertib dan disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan.

"Menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan atau bersih," kata dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Cerita Dewi Jadi Korban Perampokan, Salah Satu Pelaku Hamil 8 Bulan, Awalnya Mengaku Beli Kerupuk

Regional
Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Aksi Ibu Hamil Bersama Anak dan Menantu Merampok Toko Sembako, Gasak Uang Rp 200 Juta

Regional
Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Masyarakat Korban Gempa Mamuju Diminta Tenang, Bantuan TNI Segera Tiba

Regional
Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X