9 Desa di Aceh Barat Daya Terdampak Banjir dan Longsor

Kompas.com - 24/09/2020, 08:48 WIB
Seorang warga berdiri memperhatikan hujan yang menggenangi perkarangan rumah di Aceh Barat Daya, Rabu (23/9/2020). 
ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat DayaSeorang warga berdiri memperhatikan hujan yang menggenangi perkarangan rumah di Aceh Barat Daya, Rabu (23/9/2020).

ACEH, KOMPAS.com -Banjir dan tanah longsor terjadi di 9 desa dari 5 kecamatan di Aceh Barat Daya, Rabu (23/9/2020).

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyebut, banjir diduga akibat meluapnya sungai di Aceh Barat Daya.

"Siang tadi sekitar pukul 13.10 WIB, terjadi banjir yang merendam 8 desa, dan longsor satu titik menimbun badan jalan lintas nasional, 1 desa di Abdya (Aceh Barat Daya)," ucap Kepala Pelaksana BPBA Sunawardi kepada Antara di Banda Aceh, Rabu.

Baca juga: Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Banjir merendam rumah warga dengan kedalaman 30 hingga 50 sentimeter di 8 desa, seperti di Mata Le dan Alue Mangota di Kecamatan Blangpidie.

Kemudian, 3 desa di Kecamatan Tangan-tangan, yakni Gunung Cut, Padang Kawa, dan Blang Padang.

Lalu 2 desa di Kecamatan Manggeng, yaitu Tokoh I dan Padang, serta Desa Tokoh II di Kecamatan Lembah Sabil.

"Akibat longsoran pada badan jalan nasional di Desa Gunung Samarinda, Kecamatan Babahrot, sempat tidak bisa dilalui oleh kendaraan," tutur Sunawardi.

Baca juga: Banjir dan Longsor Landa 6 Kecamatan di Aceh Barat Daya

Ia menyebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Daya telah menurunkan tim reaksi cepat untuk meninjau langsung kondisi banjir yang terjadi.

Selain itu, tim ini juga langsung berkoordinasi untuk menurunkan alat berat demi membersihkan berbagai material tanah longsor yang menimpa jalan nasional di Desa Gunung Samarinda.

"Untuk korban terdampak, pengungsi, dan korban jiwa masih dalam pendataan tim BPBD Abdya. Hingga Rabu malam, banjir masih menggenangi rumah warga di beberapa kecamatan," kata Sunawardi.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Aceh terus mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk di Provinsi Aceh.

"Masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, dan sekitarnya," ujar prakirawan cuaca BMKG.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Fakta TNI AD Dirikan RS Darurat di Solo, Kasus Covid-19 Tinggi, Berlokasi di Benteng Vastenburg

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Gempa Bumi Magnitudo 5,2 Terjadi di Sulawesi Utara

Regional
Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Cerita Sinaga, Usir Harimau yang Hendak Makan Ternaknya dari Jarak 3 Meter, Dibentak Tiga Kali

Regional
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Bupati Sukoharjo Bentak Pedagang | Gempa Magnitude 6,2 di Majene

Regional
Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Gempa di Pangandaran Terjadi pada Jumat Malam

Regional
Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Malang, Fathan Dibunuh karena Menolak Dipinjami Uang

Regional
4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

4 Fakta Mahasiswa Universitas Telkom Dibunuh, Korban Diduga Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 400 Juta

Regional
Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Gubernur Gorontalo Usul Bukti Ikut Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

Regional
Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Pura-pura Beli Kerupuk, Satu Keluarga Rampok Toko dan Bawa Kabur Rp 200 Juta, Satu Pelaku Hamil 8 Bulan

Regional
Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Persediaan Alat Rapid Test Antigen di Kabupaten Semarang Menipis

Regional
Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Masalah Sampah di Pekanbaru Ditangani Polda Riau, Kemungkinan Ada Tersangka

Regional
Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Detik-detik Tubuh Ridwan Diterkam Buaya hingga Luka Parah, Korban Sempat Melawan

Regional
Tangis Ibunda Fadly Satrianto, Pandangi dan Peluk Foto Anaknya Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tangis Ibunda Fadly Satrianto, Pandangi dan Peluk Foto Anaknya Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Seorang Dukun Cabul di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Seorang Dukun Cabul di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X