Ridwan Kamil ke Jokowi: Kawasan Segitiga Rebana Akan Jadi Kota Metropolitan Baru

Kompas.com - 22/09/2020, 16:16 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri rakor dengan Menko Kemaritiman dan Investasi, serta sejumlah gubernur melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Kamis (17/9/2020). Humas Pemprov JabarGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri rakor dengan Menko Kemaritiman dan Investasi, serta sejumlah gubernur melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan Bandung, Kamis (17/9/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mempersentasikan konsep kota metropolitan baru di kawasan Cirebon, Patimban, Majalengka (Rebana).

Hal itu ia sampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (22/9/2020).

"Saya sampaikan kepada Pak Presiden bahwa Patimban ini ada di kawasan Segitiga Rebana dimana Patimban adalah pintu gerbangnya. Akan lahir 10-11 kota baru lengkap ada tempat kerja, tempat tinggal, rekreasi, sekolah dan sarana ibadah," ujar Emil, sapaan akrabnya.

Nantinya, kata Emil, di Patimban akan dibuat kota kecil dengan populasi sekitar satu juta penduduk sebelum masuk ke area pelabuhan.

Kota baru pertama di wilayah Rebana rencananya akan dimulai pada November ini.

Baca juga: Ridwan Kamil Wajibkan Perusahaan Bangun Rusun Karyawan di Segitiga Rebana

"Kemudian bulan November juga akan dimulai groundbreakinh kota baru pertama, Surya Cipta Rebana di KM 89 kemudian dilanjutkan dengan kota baru industri halal di kawasan RNI. Tiga kota baru di kawasan metropolitan rebana ini alhamdulilah sudah siap sehingga super koridor Pulau Jawa Utara ini primadonanya ada di kawasan Rebana," papar Emil.

Dalam rapat itu, ia juga turut melaporkan perkembangan pembangunan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang.

Ia menyampaikan, aktivitas ekspor impor barang otomotif bisa segera dilakukan.

Baca juga: Jokowi Minta Pembangunan Pelabuhan Patimban Dipercepat untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

"Alhamdulilah bulan November atau Desember paling akhir Pelabuhan Patimban sudah bisa diresmikan tahap pertamanya sehingga ekspor dan impor khususnya di bidang otomotif sudah bisa dilakukan," kata dia.

Presiden, kata Emil, juga meminta Pemprov Jabar untuk segera memfasilitasi rencana pembuatan akses tol menuju Pelabuhan Patimban.

"Presiden mengarahkan agar secepatnya menyelesaikan akses dari jalan tol Cipali disodet masuk ke Patimban sekitar 30 km. Karena itu setelah bulan November kita akan mengebut pembangunan jalan tol dimana tugas Prmprov Jabar akan memudahkan pembebasan lahan," jelasnya.

Baca juga: Tak Ingin Seperti Tanjung Priok, Emil Harap Akses Pelabuhan Patimban Dibangun Tertata



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Gerakan 'Rakyat Bantu Rakyat' di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X