KILAS DAERAH

Tak Ingin Seperti Tanjung Priok, Emil Harap Akses Pelabuhan Patimban Dibangun Tertata

Kompas.com - 04/12/2019, 18:18 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, di Jakarta, Selasa (3/12/2019). DOK. Pemprov Jawa BaratGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, saat menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, di Jakarta, Selasa (3/12/2019).


KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Emil mengatakan, Pelabuhan Patimban jangan sampai seperti yang pelabuhannya bagus, tetapi aksesnya semrawut.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut adalah dengan melakukan perencanaan matang.

“Inilah contoh bahwa perencanaan Patimban itu harus segera juga mendesain kota barunya di luar pelabuhannya,” kata Emil, seperti dalam keterangan tertulis.

Hal tersebut dikatakan Emil usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Baca juga: Ditinjau Jokowi, Jalan Non-Tol Akses Pelabuhan Patimban akan Rampung Juni 2020

Emil menambahkan, akses menuju pelabuhan harus dibangun tertata karena terdapat rencana penataan Patimban City.

“Kira-kira di dalamnya memuat kota baru, pusat pemerintahan Subang, dan lain-lain,” kata Emil.

Emil menyatakan, pihaknya sudah meminta Japan International Cooperation Agency (JICA) yang merupakan perwakilan Pemerintah Jepang dalam pembangunan Pelabuhan Patimban untuk mulai mendesain kota baru pada Januari 2020.

“Kalau mau ada pusat pemerintahan Subang silakan, rekreasi, industri, dan lainnya. Akhirnya (Patimban) menjadi contoh pelabuhan di Indonesia,” kata Emil.

Baca juga: Jokowi Ingin Pelabuhan Patimban Jadi Hub Besar Produksi Otomotif

Senada dengan Emil, Luhut menyarankan pemindahan pusat pemerintahan Subang langsung sekalian dengan penataan kota baru.

Luhut pun memastikan, masterplan kota baru akan disiapkan Jepang dalam kurun waktu empat bulan, sedangkan PT RNI (Persero) akan menyiapkan lokasi dengan perkiraan luas 1.000 hektare.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X