Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Kompas.com - 21/09/2020, 08:16 WIB
Sejumlah mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSejumlah mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kebakaran terjadi di Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (21/9/2020) dini hari.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung api dapat dilokalisir sehingga tidak merembet ke blok yang lain.

Api akhirnya dapat dikendalikan sekitar pukul 07.30 WIB.

Berdasarkan pantauan, seratusan pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangannya.

Baca juga: Pemadam Kebakaran, Jalan Mediasi Rekonsiliasi Pascakonflik Antarsuku di Pontianak

Salah seorang pedagang sayur di lantai 2 Syaefudin mengatakan, api diduga bersumber dari blok B lantai 1. Api dengan cepat membakar sebagian lapak lantai 2 pasar terbesar di Purwokerto ini.

"Saya lagi jualan, dari bawah orang teriak-teriak ada kebakaran, di bagian tengah, subuh api membesar ke lantai 2," kata Syaefudin di kompleks Pasar Wage.

Komadan Regu Damkar Posko Induk Banyumas Aziz Akhlak mengatakan, ia mengerahkan sekitar 10 mobil damkar dari posko induk dan dari posko di beberapa kecamatan.

"Sumber api kemungkinan dari bawah terus merembet ke atas. Saat ini masih berupaya mengendalikan, tadi sempat kekurangan air," ujar Aziz.

Baca juga: Kebakaran di Bandara Umbu Mehang Kunda, Sumba Timur

Sementara itu Kapolresta Banyumas Kombes Whisnu Caraka mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran dan jumlah kerugiaan akibat kebakaran tersebut.

"Lapak yang paling banyak rusak di lantai bawah. Sampai saat ini kami tidak menerima adanya korban," jelas Whisnu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Regional
Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Regional
Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Regional
Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

Beruang Madu Hendak Seberangi Jalan Raya, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

Video Sesama Polisi Diduga Ribut Saat Demo di Jambi, Ini Penjelasan Polda

Regional
Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Menyoal Penggunaan Ambulans Antar Seserahan Pernikahan, Pemilik Sebut untuk Kenangan Menikah Saat Pandemi

Regional
Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X