Aksi Kejar-kejaran TNI AL dan Kapal Pengangkut Pakaian Bekas Malaysia, 3 Tembakan Tak Digubris

Kompas.com - 13/09/2020, 15:35 WIB
Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo menggelar pres release tangkapan rombengan illegal asal Malaysia Kompas.com/Ahmad DzulviqorDanlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo menggelar pres release tangkapan rombengan illegal asal Malaysia

NUNUKAN, KOMPAS.com – Pasukan Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan Angkatan Laut (LANAL) Nunukan, Kalimantan Utara, melepaskan sejumlah tembakan peringatan saat melakukan pengejaran terhadap kapal cepat pengangkut pakaian bekas asal Tawau, negara bagian Sabah, Malaysia.

Peristiwa tersebut terjadi di muara Nunukan, Sabtu (12/9/2020) sekitar pukul 23.00 WITA.

Berawal dari laporan intelijen AL yang menginformasikan ada muatan illegal yang akan melintas, petugas dari LANAL Nunukan menyiagakan Sea Reader dan menyiapkan pengintaian.

Baca juga: Seorang Wanita Tewas Saat Berhubungan Badan dengan Pria yang Sudah Beristri

 

‘’Kita kejar, dia langsung matikan lampu. Kami nyalakan lampu sorot dan rotator, kita beri peringatan agar berhenti lewat pengeras suara, dia tetap melaju kencang. Kita beri tembakan peringatan tiga kali tidak digubris, kita pepet terus dan kita tembak mesin kapalnya baru berhenti," ungkap Danlanal Nunukan Letkol Laut (P) Anton Pratomo, saat dihubungi, Minggu (13/9/2020).

Anton menjelaskan, SB Dwi Putra bermesin 250 PK yang memuat pakain bekas tersebut diduga kuat sudah beberapa kali beraksi.

Mereka sering beroperasi di malam hari guna menghindari patroli petugas.

Biasanya, SB Dwi Putra digunakan sebagai kapal angkutan penumpang rute Tarakan–Sei Nyamuk, Sebatik. Pemilik kapal tersebut terdaftar atas nama Muhammad Yusuf.

"Kita duga mereka sudah sering seperti itu (pakaian bekas). Kita geledah dan kita temukan 15 ball press/pakaian bekas untuk dibawa ke Tarakan," ujar dia.

Lolos dari status lock down Malaysia

Bisnis illegal pakaian bekas tersebut diduga kuat dilakukan oleh para pemain lama yang kini dalam penyidikan LANAL Nunukan.

Baca juga: Viral Jalur Gowes Gadis Desa di Malang, Ini Kata Dinas Pariwisata

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Bayi Nadine Akhirnya Meninggal, Keluarga Berterima Kasih untuk Pembaca Kompas.com

Regional
Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Jelang Muktamar, Waketum PPP: Kami Berupaya Keluar dari Krisis di Pemilu 2019

Regional
Libur Panjang, Pengunjung 'Rest Area' Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Libur Panjang, Pengunjung "Rest Area" Tol Trans Jateng Wajib Ikut Test Cepat

Regional
Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,7 Guncang Bolaang Mongondow Selatan Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan di TPA Punggur Batam

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas

Regional
Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Hidup Berdampingan dengan Bencana di Lereng Gunung Merapi

Regional
Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Terjadi Kepadatan di Tol Japek, Contra Flow Mulai dari Kilometer 47 sampai 61

Regional
Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Curi Relief di Makam Tionghoa dan Dijual Rp 400.000 Per Potong, 4 Warga Kediri Ditangkap Polisi

Regional
AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

AWK, Anggota DPD Didemo karena Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali

Regional
Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Ini Penampakan RS Karantina Covid-19 yang Sedang Dibangun di Bangka

Regional
Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Langgar Aturan Kampanye, Ribuan Spanduk dan Baliho di Kabupaten Semarang Dicopot

Regional
Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Perampok Bersenjata Ini Gunakan Emas Hasil Rampasan untuk Investasi

Regional
Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Sandiaga Uno dan Khofifah Digadang-gadang Jadi Ketum PPP, Waketum: Ikhtiar Membesarkan Partai

Regional
Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Merasa Dikucilkan Saat Dinyatakan Positif Covid-19, Seorang Ibu Gugat RS dan Gugus Tugas, Ini Ceritanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X