Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Puluhan PNS Terjaring Razia Masker di Balai Kota Tegal

Kompas.com - 10/09/2020, 14:30 WIB
Tresno Setiadi,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

TEGAL, KOMPAS.com - Sedikitnya 46 pegawai negeri sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan Balai Kota Tegal, Jawa Tengah, kedapatan tidak memakai masker saat berangkat kerja.

Mereka terjaring dalam razia protokol standar pencegahan Covid-19 yang digelar Satpol PP di Gerbang Masuk Balai Kota Tegal, Kamis (10/9/2020).

Satu per satu mereka yang terjaring kemudian diberikan teguran lisan dan diberikan masker gratis.

Baca juga: Gelar Razia Masker 4 Jam, Satpol PP DIY Jaring 176 Pelanggar Protokol Kesehatan

Mereka juga diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Kepala Satpol PP Kota Tegal Hartoto mengemukakan, mereka yang terjaring tidak memakai masker selanjutnya diberi sanksi teguran.

"Ketika nanti masih melanggar tidak memakai masker ada sanksi tegas lainnya," kata Hartoto.

Hartoto mengemukakan, PNS harus bisa memberikan contoh yang baik.

Jangan sampai masyarakat melihat justru PNS yang tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan di tengah adaptasi kebiasaan baru.

"Ketika nanti masih membandel, ada sanksi yang lebih berat yang kita siapkan," kata Hartoto.

Baca juga: 221 Pelanggar Terjaring Razia Masker di Kabupaten Semarang

Terpisah, Wakil Wali Kota Tegal M. Jumadi mengatakan, semua orang harus menggunakan masker sebagai standar protokol Covid-19.

"Tanpa terkecuali, semua harus pakai masker, termasuk saya, Bu Kapolres semua harus pakai masker tidak ada pengecualian," kata Jumadi, saat razia masker di Jalan Sultan Agung, Kota Tegal.

Jumadi mengatakan, pihaknya bahkan telah menerbitkan Perwal No. 29 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Perwal No. 13 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Tegal.

Baca juga: Muncul di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Pakai Masker

Dalam Perwal yang diundangkan sejak 1 September 2020, salah satunya mengatur sanksi bagi siapapun yang tidak menerapkan protokol kesehatan secara disiplin seperti tidak memakai masker di masa pandemi Covid-19.

"Dalam Perwal itu juga mengatur tentang sanksi. Razia masker ini akan digelar rutin setiap hari. Sementara penerapan sanksi dimulai pekan depan. Kita kasih waktu seminggu untuk sosialisasi," sebut Jumadi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com