Empat Tahun Buron, DPO Korupsi Dana Hibah KPU Jambi Ditangkap di Kampungnya

Kompas.com - 09/09/2020, 07:33 WIB
Johanis Tanak (masker orange) menerangkap penangkapan Mawardi selaku DPO Kasus Korupsi Danah Hibah KPU 2013. Johanis didampingi kepala Kejaksaan Negeri Jambi dan stafnya di Kejaksaan Tinggi Jambi, pada Selasa (8/9/2020). KOMPAS.COM/ Jaka HBJohanis Tanak (masker orange) menerangkap penangkapan Mawardi selaku DPO Kasus Korupsi Danah Hibah KPU 2013. Johanis didampingi kepala Kejaksaan Negeri Jambi dan stafnya di Kejaksaan Tinggi Jambi, pada Selasa (8/9/2020).

JAMBI, KOMPAS.com - Empat tahun jadi buronan akhirnya terpidana kasus korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilihan Wali Kota Jambi tahun anggaran 2013 ditangkap, pada Selasa (8/9/2020).

Penangkapan dilakukan oleh tim intel Kejaksaan Tinggi Jambi, Kejaksaan Negeri Jambi bersama Kejaksaan Negeri Tebo.

Mereka menangkap buron yang bernama Mawardi (56) di kampung halamannya, yaitu Desa Teluk Keloyang, Kabupaten Tebo.

Johanis Tanak selaku Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi membenarkan hal tersebut di hadapan awak media.

“Setelah empat tahun akhirnya keberadaannya diketahui dan berhasil ditangkap,” ungkapnya.

Baca juga: Seorang Pria Tewas Tergeletak di Samping Motor, Petugas Evakuasi Gunakan APD

Mawardi langsung dibawa ke Kota Jambi untuk menjalani eksekusi putusan Pengadilan Negeri Jambi. “Langsung ditahan di rutan nanti,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Johanis Tanak mengatakan pihaknya tetap menggunakan SOP protokol Covid-19.

“Yang bersangkutan akan di tes rapid dan swab lalu diisolasi selama 14 hari di lapas terlebih dahulu," ungkap Johanis Tanak.

Korupsi dana hibah

Sebelumnya diketahui Mawardi tersandung kasus korupsi dana hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait anggaran kegiatan pemeriksaan dana kampanye oleh kantor akuntan publik sebesar Rp 346 juta dan anggaran pekerjaan pemeriksaan kesehatan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota senilai Rp 98 juta.

Baca juga: 3 Pelaku Pembalakan Liar di Jambi Digerebek 100 Orang Tim Gabungan Saat Sedang Beraksi

Dalam realisasinya muncul kerugian negara senilai Rp 175 juta. Hal ini menjadi indikasi perbuatan melawan hukum. Saat iu Mawardi menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Tahun 2016, Ia menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jambi. Sekitar bulan April, putusan pengadilan menetapkan ia terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagai mana dalam dakwaan subsidair.

Dalam dakwannya Mawardi melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31/1999 tentang tindak pidana korupsi.

Hakim menjatuhkan vonis penjara satu tahun dan enam bulan pidana penjara. Denda Rp 50 juta subsider dua bulan pidana kurungan. Ia juga dibebankan uang pengganti kerugian negara senilai Rp 14 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

“Akan ditahan sesuai putusan,” kata Johanis Tanak.

Masih ada 3 DPO 

Johanis Tanak selaku kepala Kejaksaan Tinggi Jambi juga mengatakan masih ada 3 terpidana korupsi yang masih jadi buronan.Dia mengatakan timnya akan berkordinasi dan menyelidiki keberadaan tiga terpidana korupsi tersebut.

Dia mengatakan belum ada yang sampai lari ke luar negeri.

“Kalau sudah DPO, sudah ada koordinasi dengan lembaga terkait seperti imigrasi. Statusnya DPO dan dicekal,” katanya.

“Kalau pun ada keluar dia tidak melalui pelabuhan resmi. Mungkin menggunakan pelabuhan yang tidak terjangkau oleh imigrasi,” ungkapnya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.