Kisah Pilu Nenek Esterlan, Kebun Sawit Ludes Dijual Anak Saat Ia Sakit, kini Didakwa Kasus Pencurian

Kompas.com - 08/09/2020, 06:38 WIB
Esterlan Sihombing (80) dan Cucunya Nurmala Marbun saat berjalan keluar di koridor kantor Pengadilan Negeri Simalungun, Jalan Asahan Kabupaten Simalungun, Senin (7/9/2020) KOMPAS.COM/Teguh PribadiEsterlan Sihombing (80) dan Cucunya Nurmala Marbun saat berjalan keluar di koridor kantor Pengadilan Negeri Simalungun, Jalan Asahan Kabupaten Simalungun, Senin (7/9/2020)

SIMALUNGUN, KOMPAS.com - Diusianya yang renta, Esterlan Sihombing (80) harus berurusan dengan hukum. Nenek sebelas orang cucu ini didakwa kasus pencurian yang disidangkan di PN Simalungun.

Ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Nenek Esterlan mengungkapkan kekecewaan atas tingkah anaknya perempuannya. Pasalnya anak kedua dari bersaudara itu menjual lahan dan sawit miliknya.

Meski proses penjualan oleh anaknya sepengatahuan dan kuasa Nenek Esterlan, uang hasil penjualan lahan dan sawit itu tidak disetorkan kepadanya. Padahal, uang itu dijanjikan untuk biaya pengobatan dan biaya hidupnya dimasa tua.

"Sampai sekarang, limper belah tujuh pun tidak ada dikasih samaku," tutur Esterlan dalam bahasa Batak, saat ditemui setelah dirinya mengikuti sidang virtual di PN Simalungun, Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Senin (7/9/2020).

Baca juga: Cerita Ahmad Krismon, Rela Naik Bukit Cari Sinyal Agar Bisa Ikut Prosesi Wisuda Online

Dituduh mencuri sawit

Karena tidak punya uang dan kondisinya yang sakit sakitan, Ibu tiga orang anak ini memutuskan menyuruh dua orang pria memanen sawit dari lahan yang dijual tersebut.

Itu pula yang menjerat dirinya dilaporkan ke polisi atas kasus pencurian sawit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Esterlan Sihombing dituduh mencuri sawit di lahan miliknya di Huta III, Simangonai, Nagori Jawa Baru, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, pada 25 April 2019.

"Selama ini ku tunggu tunggu uangnya tapi tak ada. Aku pun gak bodoh, gak mungkin tanah sudah kujual dan ku ambil uangnya, tapi ku panen lagi sawit itu. Aku berharap kali uang itu dikasih," ungkapnya.

Baca juga: Ibu 3 Anak yang Curi Sawit untuk Beli Beras Minta Maaf, Dirut PTPN V Malah Tawari Pekerjaan

Dalam perkara pidana No.88/Pid.B/2020/PN Sim di PN Simalungun, Edy Ronald Simbolon sebagai pelapor mengaku sebagai pemilik tanah sekaligus tanaman sawit tersebut.

Ia mengalami kerugian sebesar Rp 3.960.000 akibat pencurian.

Ibu tiga anak itu kemudian ditetapkan sebagai terdakwa oleh JPU akibat melanggar Pasal 362 KUHP Jo Pasal (I) Ke-1 KUHP terkait kasus pencurian.

Tiap sidang mengeluh pusing dan kedingan

Mengikuti tiap panggilan persidangan membuat Esterlan mengeluh. Apalagi kondisi fisiknya sudah renta, harus tetap dipapah berjalan seraya memakai tongkat.

Lain lagi jika penyakit dibagian tempurung kepala sebelah kirinya kambuh, ia terpaksa mangkir dari panggilan sidang.

Jauh dari pantauan anaknya, Nenek Esterlan kini tinggal di rumah cucunya, Numala Marbun, di Huta III, Nagori Jawa Baru.

"Aku gak tahan lihat dia kalau penyakitnya kambuh. Kadang dibasuhnya air ke kepalanya yang sakit di kamar mandi. Kalau pas kesakitan, kadang ku alihkan pandangan ku karena aku gak tahan melihatnnya. Kata dokter penyakitnya Herpes," kata Nurmala, saat mendampingi Esterlan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.