Diterpa Isu 'Uang Mundur', Paman Bobby Nasution: Murni Permintaan Keluarga dan Etika Politik

Kompas.com - 05/09/2020, 22:47 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com - Pasca-mundur dari bakal pencalonan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Doli Sinomba Siregar, paman dari menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution mengaku diterpa Isu miring.

Doli menjelaskan, kalau pengunduran dirinya murni karena permintaan keluarga dan menjaga etika politik.

Pernyataan itu kembali ditulis Doli, di beranda akun Facebooknya, Doli S. Siregar.

"Sehubungan dengan pembatalan keikutsertaan saya sebagai Calon Bupati Tapanuli Selatan pada Pilkada tahun 2020 ini, dimana beredar isu atau berita yang tidak benar dan menyakitkan hati, yang menyatakan bahwa saya menerima uang atau sesuatu dari pihak tertentu agar saya mundur dari pencalonan Bupati dimaksud," tulis Doli, Jumat (4/9/2020).

Baca juga: Satu Hari Sebelum Daftar ke KPU, Paman Bobby Nasution Mundur di Pilkada Tapanuli Selatan: Permintaan Keluarga

Tegaskan tidak terima "uang mundur"

Doli menjelaskan, bahwa ia tidak pernah menerima uang atau sesuatu dari pihak manapun terkait pengunduran dirinya tersebut.

"Saya ingin membantah sekaligus menjelaskan bahwa saya sampai dengan detik ini, tidak pernah menerima uang atau sesuatu dari pihak manapun dalam rangka pencalonan dimaksud. Sampai akhirnya saya menyatakan batal mengikuti Pilkada Tapsel Tahun 2020 ini. Dengan kata lain, apa yang diisukan saya menerima 'uang mundur', Insya Allah itu tidak ada sama sekali," ujar Doli lewat pesan singkatnya kepada kompas.com, Sabtu (5/8/2020), membenarkan postingan klarifikasinya di media sosial.

Doli mengatakan, pengunduran dirinya dari Bakal Calon Bupati Tapanuki Selatan memang murni karena permintaan keluarga, demi menjaga etika perpolitikan di Indonesia.

"Dan juga saya ingin menjelaskan kembali kepada khalayak ramai bahwa saya membatalkan pencalonan ini murni karena permintaan Keluarga demi Menjaga Etika Perpolitikan di Tanah Air. Sekian dan terima kasih."

Baca juga: Bobby Nasution-Aulia Rachman Mendaftar ke KPU Medan, Tampil Gaul Naik Vespa

Belum ada bapaslon yang mendaftar

Sebelumnya, Doli Sinomba Siregar berpasangan dengan Muhammad Yusuf Siregar akan mencalonkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati pada pemilihan kepala daerah 2020 di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Bahkan mereka sudah mendapat dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem dan Hanura.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

5 Daerah yang Kini Masuk Zona Merah, Bandung hingga Kota Batu

Regional
Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Kisah ODHA di Semarang, Panggilan Jiwa Bantu Sesama hingga Bangkit Lawan Stigma

Regional
Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Setelah Ada Tambang, Tiap Tahun Petani di Kukar Merugi karena Sawah Terendam Banjir

Regional
Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Fakta Terbaru Pasca-demo di Rumah Mahfud MD, Ibunda Batal Diungsikan, Polisi Periksa Peserta Aksi

Regional
Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Dokter Sardjono Meninggal karena Covid-19 Rabu Dini Hari, Sorenya Istri Juga Berpulang

Regional
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Kendari, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

[POPULER NUSANTARA] Rumah Mahfud MD di Madura Didemo Massa | Jejak Ali Kalora Pemimpin MIT di Sulteng

Regional
Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Istri Dokter Sardjono Meninggal, Diduga Tertular Covid-19 dari Suaminya

Regional
Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Diskusi soal Penanganan Covid-19, AHY Malam-malam Sowan ke Ganjar

Regional
Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Menyusul Suaminya, Istri Dokter Sardjono Meninggal akibat Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Kasus Covid-19 Melonjak, Lampu Jalan Protokol di Kota Tegal Dimatikan

Regional
Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Pengasuh dan Pengurus Pondok Positif Covid-19, Seorang Santri Terpapar Corona

Regional
Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Kunjungi Kader di Daerah, AHY Ingin Ulang Kenangan Manis di Jawa Tengah

Regional
Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Kembali Zona Merah, Wali Kota Batu Sebut karena Klaster Keluarga, Bukan Pariwisata

Regional
Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Gubernur Gorontalo Jelaskan Penyebab Pulau Dudepo Belum Teraliri Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X