KPU Maluku Larang Mobilisasi Massa dan Wajibkan Bakal Calon Membawa Hasil Swab Saat Mendaftar

Kompas.com - 03/09/2020, 17:09 WIB
Logo Komisi Pemilihan Umum RI KPULogo Komisi Pemilihan Umum RI

AMBON, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Maluku mengingatkan setiap bakal calon kepala daerah di empat kabupaten yang akan mendaftar ke KPU untuk mentaati protokol kesehatan dan tidak memobilisasi massa saat pendaftaran.

Setiap bakal calon kepala daerah yang akan mendaftar ke KPU juga diminta untuk membawa serta hasil swab sebagai syarat untuk pemeriksaan kesehatan.

Ketua KPUD, Syamsul Rifan Kubangun mengatakan, membawa serta hasil swab bagi setiap calon kepala daerah saat mendaftar telah diatur dalam ketentuan PKPU Pasal 50 A tentang Pendaftaran Calon Kepala Daerah.

Selain itu, hal tersebut juga telah menjadi rekomendasi dari Ikatan Indonesia (IDI) dalam situasi pandemi Covid-19 saat itu.

Baca juga: Dua Mucikari Kasus Prostitusi Anak di Ambon Terancam 15 Tahun Bui

“Jadi, ada kewajiban untuk bakal calon untuk mendaftar harus melakukan swab dan hasilnya harus dibawa saat mendaftar. Sebenarnya itu maknanya supaya proses pemeriksaan kesehatan itu lancar itu bagian dari rekomendasi IDI,” kata Rifan, kepada Kompas.com, via telepon seluler, Kamis (3/9/2020).

Pendaftaran bakal calon kepala daerah di empat kabupaten di Maluku yakni di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Seram Bagian Timur dan Kabupaten Buru Selatan akan dimulai di KPU masing-masing selama tiga hari terhitung mulai 4 September besok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Rifan, mengingat situasi pandemi corona saat ini, pihaknya juga membatasi adanya mobilisasi massa saat pendaftaran.

Karena itu, ia meminta sebelum mendaftar, para bakal calon kepala daerah harus berkoordinasi dengan partai pengusung dan tim pemenangannya.

Baca juga: 7 ASN di Dinas Lingkungan Hidup Ambon Positif Terpapar Corona

“Jadi, pasangan bakal calon berkoordinasi dengan partai pengusung, intinya yang wajib hadir bakal pasangan calon kemudian ketua tim, kemudian ketua DPC partai pengusung, sekitar 50 lah. Jadi, kami batasi jumlah massa kalau sampai di dalam lingkungan KPU kami pasti batasi,” kata dia.

Terkait pendaftaran pencalonan, KPU juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian di empat daerah tersebut.

”Tentulah koordinasi dengan aparat kepolisian itu sudah pasti,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.