Pecahkan Kaca Meja, Ketua DPRD Tolitoli Marah dan Lempar Palu Sidang ke Ketua BKD

Kompas.com - 03/09/2020, 12:57 WIB
Ilustrasi Daily MailIlustrasi

TOLITOLI, KOMPAS.com – Ada kegaduhan di ruang utama DPRD Tolitoli, Sulawesi Tengah saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait lanjutan pembahasan gaji ke-13 untuk aparatur sipil negara (ASN), Selasa (1/8/2020).

Kegaduhan itu direkam oleh seseorang dan akhirnya videonya beredar luas di media sosial.

Dalam video pendek tersebut, pria berkemeja putih yang diketahui adalah Ketua DPRD Tolitoli Moh Randi Syaputra marah, hingga memecahkan kaca meja dan melempar palu sidang ke arah Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Asrul Bantilan.

Baca juga: Tanggapan BKD Kota Palu Soal Rambut Pirang Pasha Ungu

 

Beruntung, palu sidang itu tak mengenai sasaran.

Kegaduhan ini rupanya dipicu dari beberapa kali undangan yang dilayangkan untuk Kepala BKD Asrul Bantilan untuk RDP yang tak pernah dihadiri.

“Karena berbelit-belit, beberapa kali diundang tidak hadir. Ini sudah pelecehan terhadap lembaga. Perwakilan pun tidak hadir dari BKD. Banyak hak-hak rakyat yang belum terbayarkan. Belum kasus lain, masalah gizi buruk dan masalah kemiskinan. Karena BKD tidak hadir semua jadi terhambat,” kata Randy, saat dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (2/9/2020).

Belum diketahui apakah keduanya sudah berdamai. Namun, RDP terkait gaji ke-13 dibahas walau hanya dihadiri perwakilan BKD saja. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Mabuk dan Buat Keributan, 6 Muda-mudi Diamankan Tidur Seranjang di Indekos

Regional
4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

4 Hari Terakhir Positif Covid-19 di Sulut Bertambah 118 Kasus

Regional
Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X