Kompas.com - 03/09/2020, 12:19 WIB
Tampak hutan yang dikelola masyarakat Adat Guguk begitu terpelihara dari kerusakan dan penebangan ilegal Kompas.com/SuwandiTampak hutan yang dikelola masyarakat Adat Guguk begitu terpelihara dari kerusakan dan penebangan ilegal

JAMBI, KOMPAS.com - Masyarakat Adat Guguk menjatuhkan denda adat berupa satu kerbau kepada pelaku penebang pohon di hutan adat desa tersebut.

Seorang warga Desa Durian Betakuk berinisial A tertangkap basah menebang pohon di hutan adat milik masyarakat adat Guguk, tanpa izin.

Atas perbuatannya itu, dia diganjar hukum adat berupa denda seekor kerbau, beras 250 gantang, 200 butir kelapa serta selemak semanis.

"Dalam sidang adat sudah diputuskan, sekarang denda akan dibayar. Setelah itu, kita sudah angkat dia (pelaku) jadi masyarakat Guguk dan saling bermaafan," kata Datuk Syamsudin, ketua Lembaga Adat Desa Guguk, dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (2/8/2020).

Baca juga: Tergusur dari Hutan Adat Pubabu, Masyarakat Adat Besipae Hidup di Bawah Pohon

Dengan adanya sidang adat ini, kata Datuk Syamsudin, memperlihatkan bahwa masyarakat begitu kuat berpegang pada nilai-nilai adat demi membentengi hutan dari kerusakan.

Kronologi kejadian

Kejadian penebangan kayu, kata Datuk, terjadi pada 19 Juli 2020 lalu, dan langsung dilaporkan kepada ketua Kelompok Pengelola Hutan Adat (KPHA) Guguk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tanpa menunggu lama, sebanyak 60 orang anggota KPHA dan masyarakat langsung menelusuri lokasi hutan adat dan mencari sumber potongan kayu dan penyebab air keruh.

"Kami menemukan bekas kayu yang ditebang beserta papan kayu yang sudah digesek, tapi tidak ada pelakunya di lokasi,” kata Sopian Hadi, ketua KPHA Guguk.

Setelah sebulan melakukan penelusuran dan penyelidikan, masyarakat Guguk menemukan terduga penebang pohon.

Pihak KPHA, pemerintah desa, lembaga adat dan badan permusyawaratan desa (BPD) melakukan pendekatan kepada kepala desa dan ketua Lembaga Adat Desa Durian Betekuk, tempat terduga pelaku berasal yang masih merupakan tetangga dari Desa Guguk.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.