Kompas.com - 27/08/2020, 13:56 WIB
Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Maluku terkait aksi joget para pejabat dan anggota DPRD Maluku yang vmenjadi sorotan publik. permintaan maaf itu disampaikan Orno saat menemui para pendemo dari GMKI Cabang AMbon di halaman Kantor gubernur mlauku, Kamis (27/8/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWakil Gubernur Maluku Barnabas Orno menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Maluku terkait aksi joget para pejabat dan anggota DPRD Maluku yang vmenjadi sorotan publik. permintaan maaf itu disampaikan Orno saat menemui para pendemo dari GMKI Cabang AMbon di halaman Kantor gubernur mlauku, Kamis (27/8/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Maluku akhirnya meminta maaf secara terbuka setelah aksi bernyanyi dan berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan saat hari ulang tahun (HUT) Provinsi Maluku di Kantor DPRD Maluku pada 19 Agustus.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno di depan demonstran dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Ambon.

Baca juga: Aksi Berjoget Tanpa Masker Menuai Kecaman, Ketua DPRD Maluku: Saya Minta Maaf

“Saya didelegasikan oleh Gubernur (Murad Ismail) untuk minta maaf. Semua masukan yang disampaikan akan saya sampaikan kepada Pak Gubernur Maluku,” kata Orno di depan gerbang masuk Kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Kamis (27/8/2020).

Orno menjelaskan, aksi bernyanyi dan berjoget saat perayaan HUT Maluku itu seharusnya tak terjadi.

Ia pun meminta maaf mewakili semua pejabat Pemerintah Provinsi Maluku yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kita sadar bahwa kita semua manusia biasa yang tidak luput dari salah, saya juga ada di sana, kondisinya sangat situasional. Kalau semua menilai Pemprov keliru maka wakil gubernur juga keliru, jadi kami mohon maaf,” ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orno menyampaikan apresiasi kepada semua elemen masyarakat yang mengingatkan Pemprov Maluku terkait kejadian itu. 

Kritik dari masyarakat itu akan menjadi titik balik pemerintah untuk memperbaiki pelayanan masyarakat.

“Mungkin dengan kontrol dan kritik ini, pembangunan ke depan bisa lebih baik. Atas nama Pemprov Maluku, sekali lagi kami minta maaf. Pemprov sangat mengapresiasi semua kritik karena demo merupakan fungsi kontrol untuk Maluku lebih baik lagi,” ungkapnya.

Baca juga: Pengakuan ASN Wanita Usai Isi Chat dengan Sekda Bondowoso Viral: Ponsel Saya Hilang

Sebelumnya, Ketua DPRD Maluku Lucy Wattimury juga telah menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Maluku yang merasa tersakiti atas aksi itu.

Sementara itu, para demonsran menyebut aksi pejabat Pemprov Maluku dan anggota DPRD itu melukai hati masyarakat Maluku. Tindakan mereka bertolak belakang dengan semua yang telah disampaikan selama ini.

Puluhan aktivis Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia (GMKI) Cabang AMbon saat berunjuk rasa memprotes aksi bernyanyi dan berjoget  para pejabat dan anggota DPRD Maluku tanpa protokol kesehatan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (27/8/2020)KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY Puluhan aktivis Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia (GMKI) Cabang AMbon saat berunjuk rasa memprotes aksi bernyanyi dan berjoget para pejabat dan anggota DPRD Maluku tanpa protokol kesehatan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis (27/8/2020)

Selain menuntut semua pejabat meminta maaf, demonstran juga mendesak Kementerian Dalam Negeri memberikan sanksi tegas.

Para demonstran meminta kejadian seperti ini tak lagi terulang karena masyarakat sedang kesusahan selama pandemi Covid-19.

“Ini kejadian yang sangat memalukan, pemerintah provinsi harus minta maaf kepada seluruh masyarakat Maluku, kami juga mendesak Mendagri agar memberikan sanksi tegas kepada para pejabat pemporv yang terlibat dalam aksi ini,” kata Ketua GMKI cabang Ambon Almindes Falantono Syauta saat membacakan tuntutannya.  

Para demonstran mengecam aksi tersebut.

Baca juga: Untuk Apa Pakai Masker, Corona Sudah Selesai, di Kantor DPRD Sudah Joget-joget Tak Pakai Masker

“Kalau warga yang melakukan dihukum, itu 10 warga yang mengambil jenazah diproses hukum. Mengapa para pejabat yang asyik berjoget tanpa mengindahkan protokol kesehatan tidak diberikan sanksi?” teriak demonstran.

Dalam aksi itu, para mahasiswa juga menyanyikan lagu dangdut yang dinyanyikan Sekda Maluku Kasrul Selang saat acara HUT di Kantor DPRD Maluku. Para demonstran juga berjoget bersama.

Aksi itu dilakukan sebagai kritik terhadap Pemprov Maluku dan DPRD Maluku.

Sebelumnya, sejumlah elemen mahasiswa berdemonstrasi menuntut permintaan maaf Pemprov Maluku selama tiga hari terakhir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.