Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 27/08/2020, 06:38 WIB
Farida Farhan,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com - Petani di Karawang, Jawa Barat, mengeluhkan kelangkaan pupuk pada musim tanam. Kelangkaan itu disebut karena pengurangan kuota pupuk bersubsidi sebesar 50 persen.

Arip, seorang petani di Kampungsawah, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, membenarkan perihal kelangkaan pupuk tersebut

"Iya langka," ujar Arip melalui telepon, Rabu (26/8/2020).

Arip pun berharap stok pupuk kembali seperti sedia kala lantaran merupakan salah satu kebutuhan dasar petani.

Kepala Bidang Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Karawang, Entoh Hendra Permana mengungkapkan, kelangkaan itu terjadi akibat pengurangan kuota pupuk bersubsidi sebesar 50 persen dari jumlah semula.

"Sebenarnya bukan langka, tapi ada pengurangan kuota," ujar Entoh melalui telepon.

Pihaknya telah mengajukan penambahan kuota pupuk ke Pemerintah Provinsi Jabar.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi kepada para petani soal pengurangan kuota pupuk.

"Kita usulkan ke provinsi untuk tambahan pupuk, termasuk untuk menutup kekurangan itu," ucapnya.

Kepala Dinas Pertanian Karawang Hanafi mengatakan, kuota pupuk bersubsidi saat ini yakni Urea 38.890 ton, SP 36 sebanyak 6.623 ton, dan NPK 23.500 ton.

Sementara kebutuhan pupuk di Karawang untuk urea 56.845 ton, NPK 31.876 ton, dan SP-36 sebanyak 25.064 ton.

Hanafi menyebut, pengurangan kuota pupuk bersubsidi tersebut terjadi akibat keterbatasan anggaran yang disetujui oleh DPR RI untuk kementerian terkait.

Pengurangan kuota tersebut tidak hanya untuk Karawang, tetapi juga daerah lain. Hanya saja, ia mengaku tak tahu apakah pengurangan kuota pupuk itu akibat pengalihan anggaran untuk Covid-19 atau bukan.

"Biasanya di perubaan anggaran ada penambahan, tapi nggak tahu ini sekarang," ucapnya.

Garda terdepan

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi membenarkan kelangkaan pupuk subsidi di sejumlah daerah, termasuk di Karawang dan Subang. Masalah ini sedang dibahas Komisi IV dengan Kementerian Pertanian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masyarakat Respons Positif Program Penanganan Banjir Walkot Semarang

Masyarakat Respons Positif Program Penanganan Banjir Walkot Semarang

Regional
Perayaan HUT Ke-59 Provinsi Sulut, Begini Pesan Gubernur Olly

Perayaan HUT Ke-59 Provinsi Sulut, Begini Pesan Gubernur Olly

Regional
Harmoni Budaya dan Agama di Banyuwangi Jadi Inspirasi Indonesia

Harmoni Budaya dan Agama di Banyuwangi Jadi Inspirasi Indonesia

Regional
Sejumlah Pencapaian Bupati Zaki: Perbaikan Sanitasi di 1.000 Sekolah hingga Berantas Kawasan Kumuh

Sejumlah Pencapaian Bupati Zaki: Perbaikan Sanitasi di 1.000 Sekolah hingga Berantas Kawasan Kumuh

Regional
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Blora, Mas Arief Minta RSUD dan Puskesmas Buka Kanal Aduan untuk Masyarakat

Tingkatkan Layanan Kesehatan di Blora, Mas Arief Minta RSUD dan Puskesmas Buka Kanal Aduan untuk Masyarakat

Regional
Ranperda APBD 2023 Blora Telah Disetujui, Bupati Arief: Semoga Pembangunan Berjalan Lancar

Ranperda APBD 2023 Blora Telah Disetujui, Bupati Arief: Semoga Pembangunan Berjalan Lancar

Regional
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sulsel Gandeng GGP Lampung Kembangkan Budi Daya Tanaman Pisang

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sulsel Gandeng GGP Lampung Kembangkan Budi Daya Tanaman Pisang

Regional
Bangun 29 Stadion Mini di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki: Sarana Olahraga Itu Penting

Bangun 29 Stadion Mini di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki: Sarana Olahraga Itu Penting

Regional
Miliki Banyak Prestasi dan Inovasi, Gubernur Olly Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unsrat

Miliki Banyak Prestasi dan Inovasi, Gubernur Olly Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unsrat

Regional
Persiapan KPU Sumba Timur Jelang Pemilu 2024, Siapkan 5.656 KPPS dan Aplikasi Identifikasi

Persiapan KPU Sumba Timur Jelang Pemilu 2024, Siapkan 5.656 KPPS dan Aplikasi Identifikasi

Regional
Bobby Nasution Harap Pujakesuma Sumut Ikut Andil Wujudkan Program Pembangunan di Kota Medan

Bobby Nasution Harap Pujakesuma Sumut Ikut Andil Wujudkan Program Pembangunan di Kota Medan

Regional
Bang Zaki Sebut Pesisir Kabupaten Tangerang Berpotensi Jadi Hutan Mangrove

Bang Zaki Sebut Pesisir Kabupaten Tangerang Berpotensi Jadi Hutan Mangrove

Regional
Dilantik Jadi Pj Bupati Tapin, Syarifuddin Siap Lanjutkan Program Prioritas

Dilantik Jadi Pj Bupati Tapin, Syarifuddin Siap Lanjutkan Program Prioritas

Regional
Bupati Arief Rohman Bertekad Kuat Kembangkan Pertanian Tembakau di Blora

Bupati Arief Rohman Bertekad Kuat Kembangkan Pertanian Tembakau di Blora

Regional
Sumba Timur Kaya akan Potensi Wisata, Pemerintah Berdayakan Komunitas Lokal dan Pengembangan Berkelanjutan

Sumba Timur Kaya akan Potensi Wisata, Pemerintah Berdayakan Komunitas Lokal dan Pengembangan Berkelanjutan

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com