Kompas.com - 26/08/2020, 11:40 WIB
Keenam tersangka bandar narkoba di Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan diperlihatkan kepada wartawan yang meliput di Mapolres OKI Selasa (25/8/2020) AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGKeenam tersangka bandar narkoba di Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan diperlihatkan kepada wartawan yang meliput di Mapolres OKI Selasa (25/8/2020)

KAYUAGUNG, KOMPAS.com - Tiga pria dan tiga wanita bandar narkotika jenis sabu dan pil ekstasi ditangkap aparat Satuan Narkoba Polres Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Keenam orang itu ditangkap di tempat terpisah. Tiga orang diciduk di Kecamatan Air Sugihan, dua di Kecamatan Sirah Pulau Padang dan satu lainnya ditangkap di Kecamatan Mesuji.

Dari keenam tersangka itu, polisi mengamankan 139 gram narkotika jenis sabu dan 227 butir pil ekstasi.

Baca juga: Pengakuan IRT Asal Lampung yang Diupah Rp 10 Juta Jadi Kurir Sabu: Tidak Tahu Bungkusan yang Dibawa Isinya Narkoba

Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI) AKBP Alamsyah Pelupessy, Selasa (25/8/2020), menjelaskan, penangkapan enam orang bandar sabu ini adalah hasil dari penyelidikan polisi.

"Dari hasil penyelidikan polisi mendapat informasi bahwa keenam orang ini adalah bandar narkotika yang aktivitasnya sangat meresahkan warga Ogan Komering Ilir," jelas Alamsyah Pelupessy.

Aparat dari Satuan Narkoba Polres Ogan Komering Ilir lalu menyusun rencana penangkapan keenam orang itu dan berhasil menangkap mereka di tempat berbeda.

 "Tiga bandar kita tangkap di Kecamatan Air Sugihan, dua di Kecamatan Sirah Pulau Padang dan satu di Kecamatan Mesuji. Mirisnya tiga orang yang ditangkap adalah wanita," terang Alamsyah.

Baca juga: Nyaris Ditabrak Mobil Pelaku, 11 Jam di Kebun Sawit hingga Dini Hari, Cerita Petugas Ringkus Para Bandar Narkoba

Alamsyah Pelupessy menambahkan, penangkapan para bandar narkoba ini merupakan fokus dari Polres Ogan Komering Ilir untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayahnya.

"Kita akan terus berusaha agar peredaran narkoba di Ogan Komering Ilir berhenti karena kita ingin menyelamatkan anak bangsa," tegas Alamsyah Pelupessy.

Keenam bandar itu sendiri terancam pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman minmal enam tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X