Kompas.com - 25/08/2020, 12:56 WIB
Bupati Banyumas Achmad Husein KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINBupati Banyumas Achmad Husein

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Unggahan atau konten di media sosial (medsos) yang ditampilkan seorang kepala daerah kerap menimbulkan pro dan kontra di kalangan warganet.

Hal itu juga dialami Bupati Banyumas, Jawa Tengah, Achmad Husein.

Dalam beberapa kesempatan saat bertemu dengan awak media, dengan nama bercanda ia mengaku kerap dirundung (bully) oleh warganet.

Baca juga: Cerita Medsos Bupati Banyumas, Awalnya untuk Kampanye hingga Jadi Media Interaksi dengan Warga

Pada awalnya Husein mengaku kerap dibuat kesal dengan tingkah atau komentar para pengikutnya yang bernada negatif.

Namun, lama-kelamaan Husein menanggapi komentar negatif tersebut dengan santai.

"Ini yang mulesi (bikin sakit perut), kalau yang kontranya berlebihan saya tantang saja, temuin saya saja, diskusi di sini, tapi tidak pernah sampai kejadian," ungkap Husein saat berbincang, baru-baru ini.

Salah satu hal yang membuatnya jengkel yaitu saat warganet menyebut Husein menjadi jarang blusukan setelah aktif di medsos.

"Emosi sih enggak, tapi marajelehi (menjengkelkan), wong kenyatannya tidak seperti itu. Sampai saya bilang kalau benar seperti itu saya yang dosa, tapi kalau salah Anda yang dosa. Tapi, lama-lama-lama enggak apa-apa, paling saya komentari hehehe saja, atau saya like," kata Husein.

Baca juga: Gaya Bermedia Sosial Bupati Karawang, Hapus Komentar Tak Pantas hingga Bantu Warga yang Kena PHK

Namun, aktivitas di medsos juga menunjukkan sisi lain dari sosok seorang kepala daerah.

Tidak melulu hubungan formal, tetapi juga kerap disisipi dengan gurauan.

Tingkah kocak juga kerap dipertontonkan Husein dalam unggahan video. Bahkan oleh para pengikutnya, Husein mendapat julukan "bakul peso" (penjual pisau).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X