Fakta Sepasang Kekasih Lompat ke Sungai Musi hingga Tewas, Halangi Bunuh Diri hingga Ditemukan Saling Rangkul

Kompas.com - 25/08/2020, 07:07 WIB
Jenazah Tegar (18) yang nekat melompat ke sungai Musi saat dievakuasi petugas SAR gabungan, Minggu (23/8/2020). HANDOUTJenazah Tegar (18) yang nekat melompat ke sungai Musi saat dievakuasi petugas SAR gabungan, Minggu (23/8/2020).

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Warga Palembang, Sumatera Selatan, dibuat heboh setelah melihat aksi nekat sepasang muda-madi mendadak melompat ke sungai Musi ketika duduk di Dermaga 10 Ulu, pada Minggu (23/8/2020). 

Ketika dilakukan penyelidikan, sepasang kekasih tersebut bernama Agung Muhammad Tegar (18) dan M (17) yang masih duduk di bangku kelas 12 SMA Palembang. 

Keduanya ditemukan tewas setelah dicari oleh tim SAR gabungan. 

Warga sempat berupaya menolong

Informasi yang dihimpun, Tegar dan M awalnya sedang duduk berdua di sekitar Dermaga 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1 Palembang, pada Minggu (23/8/2020) siang. 

Namun, secara tiba-tiba pasangan kekasih ini langsung melompat ke sungai hingga membuat para pengemudi speedboat di sekitar lokasi menjadi terkejut. 

Baca juga: Cerita Sang Ayah, Sebelum Tegar Lompat ke Sungai Musi Bersama Kekasih

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga yang melihat kejadian itu sempat berupaya menolong kedua korban. Namun, tubuh muda-mudi itu tenggelam dan hanyut terbawa sungai. 

Kepala Kantor Basarnas Palembang Herry Marantika mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif mereka nekat lompat ke Sungai Musi.  

"Kita sekarang fokus pencarian kedua korban. Pencarian dititik beratkan di lokasi sekitar tempat mereka terjun ke sungai," kata Herry melalui pesan singkat.  

Menurut Herry, pencarian mengalami kesulitan karena kondisi air yang keruh.

M ternyata halangi Tegar untuk bunuh diri

Muhammad David (37), paman korban mengatakan, sebelum kejadian itu, ia menduga M dan Tegar sempat terjadi selisih paham hingga terjadi keributan. 

M pun mendatangi Tegar di kawasan Dermaga 10 Ulu untuk menyelesaikan masalah mereka. 

Namun, Tegar mendadak melompat ke Sungai Musi dan coba dihalangai oleh M.

Baca juga: Kronologi Sepasang Kekasih Tewas di Sungai Musi, Paman Korban: Mau Halangi, Justru Terdorong

Nahas, keduanya pun ternyata langsung tenggelam terbawa arus Sungai Musi hingga akhirnya ditemukan tewas. 

"Ada warga yang mendengar Tegar ini mau bunuh diri. Keponakan saya ini bermaksud hendak menolong agar Tegar itu tidak bunuh diri, namun ikut terdorong," kata David saat berada di rumah duka. 

M dan Tegar, menurut David, telah berpacaran sejak satu tahun lalu. Pihak keluarga pun tak menghalangi hubungan mereka, meskipun Tegar bekerja sebagai kuli panggul di kawasan pasar 16 Ilir Palembang. 

"Keponakan saya ini juga jualan minuman ringan di Pasar 16 Ilir bersama ibunya. Semenjak Covid-19, M membantu ibunya karena sekolah masih libur," ujarnya. 

Saat dievakuasi tangan kedua korban saling rangkul 

Tim SAR gabungan berhasil menemukan Tegar (18) dan M (17) dalam kondisi tewas sekitar pukul 23.35 WIB di kawasan Dermaga 10 tempat keduanya melompat. 

Kepala Basarnas Sumatera Selatan Hery Marantika mengatakan, mereka sebelumnya menemukan jenazah Tegar yang sudah mengapung ke atas Sungai Musi. 

Beberapa menit kemudian, tim gabungan juga melihat tubuh M.

"Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dan jenazahnya kami serahkan langsung ke pihak keluarga untuk dimakamkan," kata Herry lewat pesan singkat.  

Baca juga: Jenazah Pasangan Kekasih di Sungai Musi Ditemukan Saling Rangkul

Muhammad David (37), paman korban mengatakan, saat evakuasi berlangsung, kondisi tangan M maupun Tegar terlihat saling merangkul.

"Kemungkinan mereka saling berpelukan saat terjatuh ke sungai. Tangan keponakan saya juga terlihat masih kondisi merangkul saat dievakuasi," kata David di kediaman rumah duka. 

David menjelaskan, keluarga tak memiliki firasat apa pun sebelum M dan Tegar dikabarkan hilang di Sungai Musi. 

Sebab, M saat itu hanya pamit untuk pergi sebentar.

"Makanya ibunya syok, karena M ini suka membantu jualan minuman ringan di pasar. Dia juga anak tunggal," ujarnya. 

Siswa yang rajin

Wakil Kepala SMA Srijaya Negara Palembang, Susanti mengatakan, M dikenal sebagai siswa yang rajin dan tak pernah berulah. 

Pihak sekolah serta teman M pun terkejut bahwa ia ditemukan tewas di Sungai Musi. 

"M ini termasuk murid yang pintar, kami juga merasa kehilangan," ujarnya. 

Sementara itu, Risma Aulia (17), teman satu kelas M di sekolah mengatakan, korban adalah sosok yang periang dan rajin bekerja. 

Bahkan, M telah ikut membantu ibunya berjualan minuman sejak duduk di kelas 11 SMA. 

"Setelah pulang sekolah biasanya M langsung ke pasar untuk jualan membantu ibunya," ujar Risma. 

Baca juga: Sepasang Kekasih yang Lompat ke Sungai Musi Ditemukan Tewas

Risma bersama teman-temannya mendapatkan kabar M telah hilang melalui media sosial. 

Namun, M semasa hidup tak pernah bercerita soal hubungannya dengan Tegar. 

"Tidak pernah cerita kalau soal pacar. Kami juga tidak pernah lihat, karena Tegar itu kan biasa di pasar," jelasnya. 

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.