Kompas.com - 21/08/2020, 21:45 WIB
Ilustrasi pasien virus corona KOMPAS.COM/ShutterstockIlustrasi pasien virus corona


PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Setelah Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo menyebutkan terdapat 42 karyawan pabrik rokok di Kecamatan Paiton positif corona, pihak pabrik rokok memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

“Untuk karyawan yang dinyatakan kurang sehat itu (42 karyawan) saat ini sudah diisolasi oleh gugus tugas Pemkab. Tadi sudah kami kerja sama dengan gugus tugas di Kabupaten Probolinggo untuk penanganan karyawan yang kurang sehat itu. Perlu juga diketahui, pabrik rokok kami adalah PT SN, bukan GG,” kata Ketua Satgas Covid-19 PT SN, Ahmad, kepada Kompas.com, Jumat (21/8/2020).

Menurut Ahmad, saat ini pihaknya masih menerapkan protokol kesehatan pada karyawan secara ketat.

Akses masuk ke dalam pabrik semakin diperketat. Mulai dari pintu masuk hingga masuk ke dalam pabrik.

Baca juga: 42 Karyawan Positif Covid-19, Pabrik Rokok di Probolinggo Tidak Ditutup

Apabila karyawan itu melanggar protokol kesehatan seperti tidak memakai masker, maka karyawan itu dipanggil lalu diberi pengarahan.

Jika sudah diberi pengarahan tapi masih mengulangi lagi, pabrik akan mengeluarkan surat peringatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau dari pabrik sudah lama kami melakukan protokol kesehatan sangat ketat. Mulai dari pengecekan suhu tubuh, pemberian masker secara gratis, cuci tangan pakai sabun, physical distancing, penyemprotan disinfektan, karyawan berjemur, hingga pemberian multivitamin dan sebagainya,” ujar Ahmad.

Pihaknya selama ini juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada seluruh karyawan, baik secara langsung maupung daring.

Baik melalui sosialisasi di grup WhatsApp, hingga penerapan pola hidup bersih, mengonsumsi makanan bergizi serta vitamin, dan langkah-langkah pencegahan penularan Covid-19.

Bahkan, sebanyak 2.500 karyawan PT SN menjalani pemeriksaan tiga minggu sekali yang dilakukan oleh perusahaan.

“Langkah pencegahan dan penangan Covid-19 dari kami sudah maksimal dan optimal. Jadi tidak perlu ada keresahan. Sudah ditangani dengan cepat dan terukur. Kami juga bekerja sama dengan pihak Gugus Tugas Kabupaten,” kata Ahmad.

Baca juga: 15 Warga yang Jemput Paksa Pasien Corona Dinyatakan Negatif Covid-19

Ahmad belum bisa memastikan sumber penularan para karyawan yang terinfeksi corona.

Namun, pihaknya sudah melakukan tracing dan upaya pencegahan secara menyeluruh.

Diberitakan sebelumnya, pabrik rokok PT SN (sebelumnya ditulis PT GG) yang berlokasi di Kecamatan Paiton menjadi klaster penyebaran baru kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyebutkan, terdapat 42 karyawan pabrik rokok itu yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.