[POPULER NUSANTARA] Pemalsuan Dokumen, Pelawak Qomar Dipenjara | Polisi Minta Rp 1 Juta Saat Tilang Turis Jepang

Kompas.com - 21/08/2020, 05:50 WIB
Nurul Qomar di Pesona Square, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019). Kompas.com/Tri Susanto SetiawanNurul Qomar di Pesona Square, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Brebes mengeksekusi pelawak Nurul Qomar ke Lapas Kelas IIB pada Rabu (19/8/2020).

Qomar harus menjalani hukukuman lantaran kasasi yang diajukan kuasa hukumnya ditolak di tingkat Mahkamah Agung.

Pada 2017 lalu Qomar dilaporkan oleh pihak Universitas Muhadi Setiabudhi (UMUS) atas kasus dugaan pemalsuan dokumen S2 dan S3 .

Sementara itu di Bali, oknum polisi meminta Rp 1 juta saat menilang turis Jepang. Video polisi yang meminta uang tersebut viral di media sosial.

Saat ini Propam Polres Jembrana telah memeriksa dua oknum polisi yang berpangkat Aipda dan Bripka.

Dua berita tersebut menjadi perhatian pembaca Kompas.com dan berikut lima berita populer nusantara selengkapnya.

1. Diolok secara rasialis

Foto Muhammad Izzam Athaya salah satu anak.dengan busana adat tidung dalam pecahan uang edisi khusus HUT RI 75 (Hendra)Kompas.com/Ahmad Dzulviqor Foto Muhammad Izzam Athaya salah satu anak.dengan busana adat tidung dalam pecahan uang edisi khusus HUT RI 75 (Hendra)
Foto salah seorang anak asal Kalimantan, Muhammad Izzam Athaya mengenakan baju Suku Tidung menghiasi desain uang pecahan Rp 75.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun warganet sempat melontarkan komentar miring dan mengolok secara rasialis terkait kelompok tertentu pada foto tersebut.

Sang ayah, Muhammad Hendra Maulana (38) tak ambil pusing dengan tuduhan itu.

"Saya tidak terlalu sosialita, jadi saya enggak ambil hati tudingan itu. Kami tidak ambil pusing dengan isu hoaks itu," kata sang ayah pada Kompas.com, Rabu (19/8/2020).

Rasa bangga Hendra sebagai seorang ayah tak bisa diungkapkan ketika mengetahui putranya menjadi bagian dari desain uang edisi khusus tersebut.

"Itu kebanggaan bagi keluarga kami karena akan kami masuk dalam bagian sejarah kemerdekaan ke-75 RI, itu sebuah kehormatan bagi kami," ujar dia.

Bahkan Hendra berencana akan menyimpan uang yang bergambar foto anaknya secara khusus.

"Tentu akan saya simpan baik baik, mungkin akan saya pajang dan dibuatkan pigura, karena ini adalah kenangan paling berharga, keluarga kami menjadi bagian sejarah kemerdekaan RI -75," kata dia haru.

Baca juga: Anaknya Sempat Diolok Secara Rasialis di Uang Rp 75.000, Ayahanda: Enggak Saya Ambil Hati

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X