Kompas.com - 20/08/2020, 14:17 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

PROBOLINGGO, KOMPAS.com – Pabrik rokok PT GG yang berlokasi di Kecamatan Paiton menjadi klaster penyebaran baru kasus Covid-19 di Kabupaten Probolinggo.

Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto menyebutkan, terdapat 42 karyawan pabrik rokok itu yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Rinciannya, 31 orang warga Kabupaten Probolinggo dan 11 orang lainnya berasal dari luar kota.

“Sebanyak 42 karyawan pabrik rokok GG di Paiton positif Covid-19. 31 karyawan tersebut hari ini kita rawat di rumah sehat di Kecamatan Dringu. Adapun 11 karyawan lainnya ditangani oleh gugus tugas daerah asal. Kami baru saja menerima laporannya,” kata Ugas saat dihubungi Kompas.com, Kamis (20/8/2020).

Baca juga: Polisi yang Diduga Minta Uang Rp 1 Juta Saat Tilang Turis Jepang Diperiksa

Ugas menjelaskan, puluhan karyawan itu diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 setelah perusahaan menjalani tes swab mandiri.

Menurutnya, perusahaan melakukan tes swab mandiri sebagai langkah antisipasi untuk mencegah klaster perkantoran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, telah ditemukan kasus positif Covid-19 di Perusahaan KTI di Kota Probolinggo.

Tes swab massal itu dilakukan perusahaan GG beberapa hari lalu. Setelah hasil tes swab keluar, mereka menyerahkan pasien positif Covid-19 kepada Pemkab Probolinggo.

“Pihak perusahaan menyerahkan kepada gugus tugas untuk kita rawat sampai sembuh. Karena itu, 42 karyawan itu kita swab ulang hari ini," kata Ugas.

 

Ugas menjelaskan, pabrik rokok itu sejatinya punya tempat isolasi mandiri. Tapi, tempat isolasi itu berada di dataran tinggi.

"Sebenarnya pihak pabrik rokok punya tempat isolasi sendiri di sebuah kecamatan dataran tinggi. Tapi karena suhunya dingin, tidak ditempati. Sebab pasien Covid-19 dirawat di daerah yang suhunya panas,” lanjut Ugas.

Karena kasus itu ditemukan berdasarkan tes swab mandiri, 31 pasien belum dimasukkan ke dalam data grafis harian pasien positif Covid-19 Kabupaten Probolinggo.

Baca juga: Video Viral Tim Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Pakai Hazmat Bertuliskan Kerja Tanpa Upah

Data itu dimasukkan setelah hasil tes swab lanjutan yang dilakukan gugus tugas keluar.

Ugas menambahkan, sejauh ini pihaknya terus berkoordinasi dan berkomunikasi intensif dengan pihak perusahaan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo tak menyarankan pabrik rokok tersebut ditutup sementara.

“Pabrik tidak ditutup. Tapi kami terus berkoordinasi dengan pihak pabrik rokok,” jelas Ugas. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Sejumlah Warga Tak Mau Terima BST Dobel, Begini Respons Ganjar Pranowo

Regional
Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

Regional
11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X