Dukung Hendy Siswanto di Pilkada Jember, PKB: Bisa "Head to Head" Lawan Petahana

Kompas.com - 19/08/2020, 12:09 WIB
Deklrasi dukungan Nasdem pada Bacalon bupati Jember Hendy Siswanto dan Balya Firjaun Barlaman BAGUS SUPRIADI/KOMPAS.COMDeklrasi dukungan Nasdem pada Bacalon bupati Jember Hendy Siswanto dan Balya Firjaun Barlaman

JEMBER, KOMPAS.com – DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memberikan surat tugas kepada Hendy Siswanto sebagai bakal calon bupati di Pilkada Jember 2020. Padahal, sebelumnya PKB telah mengeluarkan surat tugas kepada Ifan Ariadna.

Dalam surat yang beredar itu tertulis pemberian tugas untuk membangun komunikasi dengan partai lain untuk melengkapi koalisi.

Kemudian, melakukan komunikasi intensif dengan DPW PKB Jawa Timur dan DPC PKB Jember untuk menentukan calon wakil bupati.

Selanjutnya, menyusun strategi untuk untuk bertemu dengan simpul masyarakat guna pemenangan Pilkada 2020. Hendy juga diminta menciptakan citra positif di media massa;

Surat tersebut berlaku hingga 23 Agustus 2020 dan ditandatangani oleh Ketua Desk Pilkada PKB Faisol Riza.

Ketua DPC PKB Jember Syaiful Bahri Anshori membenarkan surat tersebut.

Baca juga: Ini Makna Ama Rihi Jaka, Nama yang Diberikan Masyarakat Sabu Raijua kepada Presiden Jokowi

“DPC PKB Jember berterima kasih kepada DPP yang mengeluarkan surat tersebut,” kata Syaiful kepada Kompas.com via WhatsApp, Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, PKB memiliki strategi menyatukan seluruh partai untuk bertarung melawan calon petahana Faida-Vian yang maju lewat jalur perseorangan di Pilkada Jember 2020.

“Bisa head to head lawan petahana, harapan head to head di depan mata,” kata dia.

Syaiful mengatakan, seluruh partai di Jember harus berkoalisi untuk melawan calon petahana. Jika tidak, kemungkinan untuk menang sulit tercapai.

“Dan itu sangat berbahaya bagi partai-partai, khususnya di Jember,” jelas dia. 

 

Syaiful juga menjelaskan alasan PKB mengeluarkan surat tugas baru untuk calon yang berbeda. Menurutnya, surat tugas yang diberikan kepada Ifan berakhir pada 6 Juli 2020.

“Kalau dilihat dari tanggalnya, masa surat tugas sudah habis,” tutur anggota DPR RI ini.

DPC PKB Jember telah mendeklarasikan dukungan kepada Ifan Ariadna di Kantor GP Anshor pada 1 Juli 2020.

Tanggapan Hendy

Sementara itu, bakal calon Bupati Jember Hendy Siswanto mengaku mendapatkan surat tugas tersebut pada 17 Agustus 2020.

“Ada empat poin, Saya diminta untuk mencari wakil bupatinya siapa, partai lain dan melapor DPP PKB,” kata dia.

Baca juga: PDI-P Tunda Pengumuman Calon Pengganti Risma di Pilkada Surabaya

Hendy belum berkonsolidasi dengan DPC PKB Jember karena surat surat tugas keluar tadi malam. Sedangkan komunikasi dengan partai lain sudah dibangun.

Hendy mengkaim sudah memiliki rekomendasi dari partai Nasdem, Demokrat, Berkarya, dan PAN.

“Yang akan menyusul, PPP dan PKS,” tutur Hendy.

Hendy akan berkomunikasi lagi dengan DPP PKB ketika empat poin rekomendasi yang ditugaskan tercapai. Selanjutnya, DPP PKB akan mengeluarkan surat rekomendasi pada 30 Agustus 2020.

“Kami juga membangun komunikasi dengan PDIP, Gerindra, Perindo,” terang dia.

Hendy pun mengaku siap menjadi perwakilan partai politik untuk melawan petahana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X