Meninggal karena Covid-19, Wabup Way Kanan Dikenal Jujur di Mata Sang Bupati

Kompas.com - 16/08/2020, 14:44 WIB
Wabup Way Kanan Edward Anthony saat hadiri acara silaturahmi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) pada kamis (14/2/2019) . Dok. ISTIMEWAWabup Way Kanan Edward Anthony saat hadiri acara silaturahmi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) pada kamis (14/2/2019) .

KOMPAS.com - Warga Way Kanan, Lampung, Sumatera Selatan, berduka. Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony meninggal dunia usai terinfeksi Covid-19, pada hari Minggu (16/8/2020) pada pukul 04.49 WIB.

Almarhum meninggal setelah sepekan menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr H Abdeol Moeloek, Bandar Lampung.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya pun kehilangan sosok kawan yang jujur dan mudah bergaul.

Baca juga: Seminggu Positif Covid-19, Wakil Bupati Way Kanan Akhirnya Meninggal Dunia

“Pak Edward orangnya gaul dengan siapa saja,” kata Raden Adipati.

Dirinya mengaku kehilangan partner untuk memimpin Kabupaten Way Kanan.

"Saya memohon doanya dari masyarakat untuk orang tua saya, wakil saya ini agar beliau khusnul khatimah," kata Raden Adipati sebelum masuk ke rumah sakit, seperti dikutip dari Tribun Lampung, Minggu.

Raden pun sempat membagikan unggahan di akun media sosialnya setelah mendengar kabar duka tersebut.

Berikut postingan lengkapnya yang ditulis pada 12 Agustus 2020:

Puluhan tahun kami mengabdi, saya dari Anggota DPRD, Ketua DPRD sampai Bupati Way Kanan, beliau Edward Antony mulai dr staf paling rendah, sampai puncak nya Wakil Bupati.

Apalagi hampir 4 tahun 5 bulan 25 hari kami berdua menumpahkan tenaga, pikiran dan semua yang kami punya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, kami tak pernah mengeluh dg kondisi yg kami hadapi krn kami mencintai Way Kanan dan kami hadapi persoalan bersama sama.

Cepat Sembuh Pak Wakil Bupati Dr. Edward Antony, MM, saya tunggu di Rumah Kita Way Kanan.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X