Kompas.com - 16/08/2020, 12:10 WIB
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanta Madya Satmaka (Sebelah Kiri Foto) Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi ( Tengah) Saat Jumpa Pers di Bangsal Sewokoprojo Wonosari Sabtu (15/8/2020) malam KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOSekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanta Madya Satmaka (Sebelah Kiri Foto) Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi ( Tengah) Saat Jumpa Pers di Bangsal Sewokoprojo Wonosari Sabtu (15/8/2020) malam

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Kabupaten Gunungkidul mencatatkan tambahan 25 kasus positif corona per Sabtu (15/8/2020).

Dari jumlah itu 19 orang merupakan pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul. Sedangkan dua orang pegawai puskesmas.

Sebagian besar memilih dirawat di rumah sakit dan tiga orang lainnya memilih isolasi mandiri di rumahnya dengan pengawasan ketat dari dinas. 

Baca juga: Seminggu Positif Covid-19, Wakil Bupati Way Kanan Akhirnya Meninggal Dunia

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul, Priyanta Madya Satmaka,  Sabtu (15/8/2020). 

Dari jumlah pegawai dinkes yang dinyatakan positif, yang dirawat di RSUD Saptosari sebanyak 17 orang, dan 1 isolasi di RSUD Wonosari, dan 3 melakukan isolasi mandiri di rumah.

Mereka merupakan pasien konfirmasi positif tanpa gejala kalau dalam sebutan sebelumnya OTG atau orang tanpa gejala. 

Baca juga: Di Akhir Perjuangan Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani Melawan Covid-19...

Priyanta mengatakan, mereka yang melakukan isolasi mandiri harus menerapkan isolasi ketat seperti rumah memiliki kamar dan kamar mandi sendiri, dan dilarang melakukan aktivitas di luar.

Mereka akan dipantau secara ketat oleh petugas dan dikirim vitamin dan makanan bergizi untuk menjaga staminanya.

"Dari 21 SDM dinkes yang dinyatakan positif, dan dilakukan verifikasi hanya 3 orang yang bisa melakukan isolasi mandiri," ucap Priyanta saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (16/8/2020).

Baca juga: Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gara-gara tak libur layani warga

Dijelaskan banyaknya kasus di dinkes karena beberapa faktor, di antaranya sejak munculnya kasus baru corona pada tanggal 25 Maret 2020 kemarin, pihaknya tidak pernah libur dalam melayani masyarakat.

Selain itu lingkungan kantor dinkes juga mempengaruhi karena sulit melakukan jaga jarak. Untuk itu, mulai hari Senin (17/8/2020) sampai Rabu (19/8/2020) sebagian pegawai akan bekerja di rumah.

Sementara lainnya tetap melayani masyarakat.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X