Penumpang Pesawat dari Surabaya Positif Corona, Kabur Saat Diisolasi, Tulari 2 Warga Pontianak

Kompas.com - 16/08/2020, 09:45 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

PONTIANAK, KOMPAS.com - Seorang penumpang pesawat positif Covid-19 dari Surabaya, Jawa Timur, yang sempat bikin heboh lantaran kabur saat hendak diisolasi terungkap tularkan virus corona ke dua warga Pontianak, Kalimantan Barat.

Hal itu terungkap ketika Dinas Kesehatan melakukan tracing kontak terhadap IS dari saat berada di dalam pesawat hingga ditemukan di kawasan hutan Kacamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (5/8/2020) malam.

"Ada tiga kasus baru (hari ini), dua diantaranya duduk atau kontak langsung dengan penumpang pesawat dari Surabaya yang heboh itu," kata Gubernur Kalbar Sutarmidji melalui akun Facebook yang terkonfirmasi, Sabtu (15/8/2020).

Baca juga: Penumpang Pesawat Positif Corona dari Surabaya Sempat Ada di 15 Lokasi di Pontianak

Dalam kesempatan itu, Sutarmidji mengingatkan masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan jaga jarak.

"Mungkin Anda yang positif Covid-19 kategori tanpa gejala karena imunitas tubuh baik, tetapi menurut para ahli, paru-paru mereka memutih. Jadi yang sembuh rajin-rajinlah periksa ke dokter,” pesan Sutarmidji.

Baca juga: Ini Alasan Penumpang Pesawat dari Surabaya Memilih Kabur ke Hutan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

IS dinyatakan sembuh

Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak, Jumat (14/8/2020), terdapat 6 pasien corona sembuh.

Keenam pasien itu masing-masing dua warga Kabupaten Ketapang; dua warga Kabupaten Landak; satu warga Kota Pontianak; dan satu warga luar Kalbar.

"Satu warga luar Kalbar yang sembuh ini adalah IS, penumpang pesawat dari Surabaya ke Pontianak kemarin," ujar Harisson.

Baca juga: Penumpang Pesawat dari Surabaya Kabur ke Hutan Saat Hendak Diisolasi di Pontianak

 

Kronologi dinyatakan positif

IS pertama kali terdeteksi saat tiba di Bandara Supadio Pontianak, Sabtu (1/8/2020).

Saat itu, dia menjadi salah satu penumpang yang diuji rapid test dan hasilnya reaktif. Usai dinyatakan reaktif, IS langsung keluar kawasan bandara.  

Petugas kesehatan di bandara sempat meminta data pribadi dan nomor kontak IS. Pada Sabtu (1/8/2020) malam, IS ditelepon untuk uji swab di Labkesda Kalbar.

“Esok harinya atau Minggu (2/8/2020), dia datang ke Labkesda Kalbar diantar temannya. Setelah swab, dia lari lagi, tak mau diisolasi. Tapi dia meninggalkan alamat menginap di Hotel Jeruju Baru,” ucap Harisson.

Harisson melanjutkan, Senin (3/8/2020), hasil uji swab dengan menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR) di Rumah Sakit Untan Pontianak keluar dan menunjukkan positif terinfeksi virus corona.

Namun, saat hendak dijemput, IS sudah tidak ada lagi di hotel tempatnya menginap.

Ditemukan di hutan

IS awalnya IS terlihat warga di Desa Jawa Tengah, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Rabu (5/8/2020) sekitar 15.00 WIB.

"Warga melihat seseorang pria yang mirip dengan IS. Dia sedang berjalan membawa tas ransel," kata Harisson kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).

Warga kemudian melapor ke Puskesmas dan kepolisian setempat. Namun, saat itu IS langsung masuk hutan.

"Baru sekitar pukul 22.30 WIB, IS keluar dari hutan dan langsung digiring oleh warga dan dibawa ke Puskesmas Sungai Ambawang," ucap Harisson.

Menurut Harisson saat itu, kondisi IS terlihat cukup sehat dan baik. Hanya tampak keletihan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.