Kompas.com - 13/08/2020, 15:26 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di kantornya kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (3/8/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, saat ditemui di kantornya kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (3/8/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) memberikan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi untuk menggelar kuliah tatap muka (dalam kelas).

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, ada syarat yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi jika membuka kuliah tatap muka, seperti membatasi mahasiswa, dan bekerja sama dengan pemilik kos atau penginapan.

"Mahasiswa saja bertahap tidak boleh satu kampus itu masuk semua, bisa sebagian terlebih dahulu lalu juga harus koordinasi dengan pemilik kos," katanya saat ditemui di kompleks kepatihan, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Sekolah di DIY Belum Siap Gelar Belajar Tatap Muka

Menurut Aji, koordinasi dengan pemilik kos dibutuhkan agar mahasiswa yang kembali ke Yogyakarta bisa melakukan isolasi mandiri selama 14 hari.

"Isolasi mandiri di kos itu wajib," imbuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, sambung Aji, infrastruktur untuk menjalankan protokol kesehatan juga harus dipenuhi oleh perguruan tinggi maupun pemilik kos. 

Syarat lainnya agar perguruan tinggi diperbolehkan membuka kuliah tatap muka adalah memiliki tim Satgas Covid-19 secara berjenjang mulai dari universitas, hingga tingkat fakultas.

"Saya bertemu dengan beberapa satgas covid-19 di salah satu perguruan tinggi swasta mereka sudah mempresentasikan. Beberapa sudah memiliki dengan tingkat berjenjang universitas hingga fakultas," katanya.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Unimal Aceh Utara Tiadakan Kuliah Tatap Muka

Pihaknya akan melakukan evaluasi secara menyeluruh jika kuliah tatap muka mulai berjalan.

"Ada evaluasi kalau aman diperbolehkan semua masuk, lalu membuka jenjang di bawahnya yaitu SMA kalau sudah aman diikuti jenjang di bawahnya lagi dan seterusnya," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.