Tak Kenakan Masker dan Bersalaman Saat Hajatan, Tiga Warga Positif Covid-19

Kompas.com - 13/08/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi menikah di hotel menggunakan long table. SHUTTERSTOCK/ANDREY NASTASENKOIlustrasi menikah di hotel menggunakan long table.

KOMPAS.com- Tiga orang warga di Kabupaten Madiun dinyatakan positif Covid-19.

Mereka bertiga rupanya memiliki riwayat yang sama, menghadiri hajatan beberapa waktu silam.

Baca juga: Duka Usai Pesta Pernikahan, Satu Per Satu Kerabat Positif Covid-19, Ada yang Meninggal

Tak mengenakan masker dan bersalaman

IlustrasiPixabay/Coyot Ilustrasi
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun Mashudi menjelaskan, tiga orang warga tersebut dua di antaranya adalah perempuan.

Mereka adalah MAK (28) dan ND (32).

Sedangkan satu lainnya yakni laki-laki berusia 32 tahu berinisial OSN.

Mereka bertiga sempat mendatangi hajatan di salah satu desa di Kecamatan Geger.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mashudi mengemukakan, ketiganya mengabaikan protokol kesehatan ketika hadir dalam hajatan itu.

Mereka, sebut Mashudi, tak mengenakan masker, bersalam-salaman serta tak menjaga jarak dengan tamu hajatan lainnya.

Baca juga: Abaikan Protokol Kesehatan Saat Datangi Hajatan, 3 Warga Ini Terinfeksi Covid-19

 

Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19Shutterstock Ilustrasi virus corona, SARS-CoV-2, Covid-19
Ada warga yang positif, ikut terinfeksi

Rupanya dalam hajatan tersebut, ada satu warga yang lebih dahulu diketahui positif terinfeksi Covid-19.

"Ketiganya pasien positif Covid-19 tertular dari warga satu desa di Kecamatan Geger yang sebelumnya sudah dinyatakan terpapar corona," kata Mashudi.

Mereka diduga berkontak dan terjadi penularan dengan mudah lantaran mengabaikan protokol kesehatan.

"Mereka diduga tertular saat mendatangi hajatan dan mengabaikan protokol kesehatan Covid-19,” ungkap dia.

Baca juga: Mual dan Muntah Usai Jenguk Teman yang Sakit, Pedagang Positif Covid-19 dan Meninggal

Tanpa gejala

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)
Mashudi mengingatkan agar warga semakin berhati-hati.

Sebab, tidak semua orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukkan gejala.

Tiga warga yang tertular itu pun, lanjut dia, masuk dalam kategori orang tanpa gejala.

Namun bedasarkan hasil swab, mereka dinyatakan positif Covid-19.

Saat ini tiga orang tersebut menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: Maling Tak Sadar Masuk Ruang Isolasi Corona dan Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Ini Akibatnya

Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.Shutterstock Ilustrasi virus corona yang merebak di Indonesia.

Kasus Covid-19 di Madiun

Mashudi menjelaskan, kasus Covid-19 di Madiun cenderung mengalami kenaikan.

Tercatat ada 62 orang terinfeksi Covid-19 di kabupaten itu hingga Rabu (12/8/2020).

Dari jumlah itu, 3 orang meninggal, 15 orang masih menjalani perawatan. Sedangkan sisanya dinyatakan sembuh.

Di Kabupaten Madiun, Covid-19 menyerang 14 dari 15 kecamatan yang ada.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Muhlis Al Alawi | Editor: Robertus Belarminus)



Rekomendasi untuk anda
TIPS, TRIK, DAN TUTORIAL
Tips Jitu agar Terhindar dari Hoaks Soal Covid-19 dan Vaksinasi di Media Sosial
Tips Jitu agar Terhindar dari Hoaks...
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X