Kasus Pembagian Tanah Kapling, Mantan Wali Kota Kupang Diperiksa Jaksa

Kompas.com - 11/08/2020, 19:38 WIB
Ilustrasi HANDININGIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Jonas Salean menjalani pemeriksaan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur, Senin (10/8/2020).

Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim mengatakan, Jonas diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi kepemilikan tanah di Jalan Veteran, Kelurahan Fatululi, Kota Kupang.

“Diperiksa terkait (aset tanah) yang di Jalan Veteran. Sudah penyidikan, ini mau cari siapa yang patut bertanggungjawab,” ungkap Abdul, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (11/8/2020).

Baca juga: Seekor Lutung Jawa Ditemukan Mati Tergantung, Tersisa Kulit dan Kepala

Abdul menuturkan, Jonas diperiksa sekitar pukul 09.30 Wita didampingi empat kuasa hukum yakni Mel Ndaomanu, Yanto Ekon, Johanis Rihi dan Erwin Kapitan.

Jonas yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD NTT dari Partai Golkar itu memenuhi panggilan jaksa setelah pada panggilan sebelumnya tidak datang karena sakit.

Jonas Salean merupakan Wali Kota Kupang periode 2012—2017.

Selain Yonas, jaksa pun telah memeriksa sejumlah saksi lainnya yang terkait dalam kasus itu.

Untuk diketahui, tanah kapling milik Pemerintah Kota Kupang itu, dibagi-bagi untuk 152 orang pada tahun 2017 lalu.

Baca juga: Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik

Sejumlah pihak ikut mendapatkan tanah kapling tersebut, mulai dari pegawai tidak tetap, pejabat di Pemerintah Kota Kupang hingga anggota DPRD.

Jaksa pun, sudah mendapatkan sejumlah nama penerima kapling beserta nomor surat penunjukan kapling tanah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

Napi di Lapas Dalangi Pemerasan Bermodus Video Call Seks, Anggota DPRD Sambas Jadi Korban

Regional
Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Update Kasus Prostitusi Artis VS, 2 Muncikari Dilimpahkan ke Kejaksaan

Regional
Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Ditolak Berhubungan Badan, Seorang Nelayan Bunuh Teman Kencannya di Hotel

Regional
CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

CEO Persela, Paslon YesBro Dapat Nomor Urut 2 di Pilkada Lamongan

Regional
Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Tolak Direlokasi, Pedagang Pasar Mardika Ambon Berjualan di Badan Jalan

Regional
Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Pilkada Surabaya: Eri Cahyadi-Armuji Nomor Urut 1, Machfud Arifin-Mujiaman Nomor 2

Regional
Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Ini Hasil Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada Gunungkidul 2020

Regional
6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

6 Pegawai Positif Covid-19, 1 Puskesmas di Denpasar Ditutup

Regional
Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Lawan Kotak Kosong, Calon Tunggal Pilkada Grobogan Peroleh Posisi Kanan

Regional
Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Ada 127 Santri di Banyumas Positif Covid-19

Regional
4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

4.400 Pengguna Medsos Diundang untuk Trip Keliling Bali

Regional
Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Positif Covid–19, KPU Belum Tetapkan Satu Paslon Pilkada Luwu Utara 2020

Regional
150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

150 Karyawan di 2 Pabrik Rokok di Probolinggo Positif Covid-19

Regional
Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Dijebak Video Call Seks dan Diperas Rp 4 Juta, Anggota DPRD Sambas Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Anggota DPRD Tegal yang Gelar Konser Dangdut Tak Punya Sense of Crisis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X