Dengar Kabar Gagal Dampingi Bobby Nasution di Pilkada Kota Medan, Kerabat Luhut Protes

Kompas.com - 08/08/2020, 14:24 WIB
Suryani Paskah Naiborhu menunjukkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Pengembangan dan Pengkajian FISIP USU bahwa dirinya unggul dari kandidat lain untuk porsi wakil wali kota, Sabtu (8/8/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTISuryani Paskah Naiborhu menunjukkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Pengembangan dan Pengkajian FISIP USU bahwa dirinya unggul dari kandidat lain untuk porsi wakil wali kota, Sabtu (8/8/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, partainya mengusung Bobby Nasution dan Aulia Rahman dalam pemilihan kepala daerah Kota Medan pada Desember 2020 mendatang.

Meski belum diumumkan secara resmi, pernyataan itu membuat Suryani Paskah Naiborhu meradang. 

Suryani merasa dirinya yang berhak mendampingi Bobby. Alasannya, ia mengikuti seluruh tahapan, mulai penjaringan, pemaparan visi dan misi, fit and proper test sampai survei elektabilitas dan popularitas survei di DPD Provinsi Sumut.

Sementara Aulia yang saat ini menjadi ketua Komisi 2 DPRD Kota Medan tidak mengikuti semua proses penjaringan, bahkan mendaftarkan diri sebagai bakal calon wakil wali kota pun tidak.

"Saya adalah bakal calon wakil wali kota dari Partai Gerindra, saya adalah kader Partai Gerindra dan saya hanya mendaftar di Partai Gerindra saja," katanya kepada Kompas.com, Sabtu (8/8/2020).

Baca juga: Gerindra Dukung Bobby Nasution di Pilkada Medan, Tapi Ada Syaratnya...

Pariban (anak perempuan dari saudara laki-laki pihak ibu dalam Suku Batak) dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan ini bercerita, pada 15 November 2019 dia menyerahkan semua berkas pendaftaran ke kantor DPC Partai Gerindra Kota Medan.

Setelah itu, Suryani gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Sebelum acara penyampaian visi dan misi di Hotel Madani pada 1 Desember, dia diminta berkontribusi untuk survei sebesar Rp 20 juta dan langsung ditransfer ke rekening DPD Partai Gerindra.

"Saya pun diberi kesempatan untuk menyampaikan visi misi, dilanjut fit and proper test dan penyerahan hasil survei yang dihadiri langsung Pak Gus Irawan. Hasil saya yang tertinggi, 24 persen untuk porsi wakil wali kota, sampai dipuji Gus Irawan," katanya sambil menunjukkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Pengembangan dan Pengkajian FISIP USU.

Hasil survei tersebut menyebutkan tingkat elektabilitas calon wakil wali Kota Medan yang mendaftar ke Partai Gerindra, yakni Suryani Paskah Naiborhu (24 persen), H Zainal Arifin (15 persen), Rusdi Sinuraya (14 persen), Kol (Purn) Indra Junjungan Nasution (14 persen), Nezar Djoeli (12 persen), Putrama Alkhairi (10 persen), Hamdani Simbolon (7 persen), dan Aditya Pranata (4 persen).

Ibu dua anak ini kemudian mendengar bahwa namanya diusulkan DPC Partai Gerindra ke DPD Partai Gerindra kemudian diusulkan lagi ke DPP Partai Gerindra. Diperkuat dengan pernyataan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sugiat Santoso di media massa.

Merasa ditelikung

Sambil menunggu pengumuman resmi, perempuan berusia 40 tahun ini tetap melakukan sosialisasi yang menurutnya merupakan pelayanan untuk Kota Medan.

Akhirnya ia mendengar kabar tak mengenakkan bahwa Gerindra mengusung calon lain, bukan Suryani, meski yang bersangkutan sesama kader partai.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X