Ayah yang Bunuh 2 Anaknya dan Sembunyi di Pohon Kelapa Terancam Hukuman Mati

Kompas.com - 08/08/2020, 14:00 WIB
Ilustrasi 
DIDIE SW/dok. Kompas.comIlustrasi

LARANTUKA, KOMPAS.com - Seorang ayah berinisial APJ (25) asal Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, NTT, yang tega membunuh dua anaknya, YBO (3) dan ABD (2), terancam hukuman mati. 

Kasat Reskrim Polres Flores Timur Iptu I Wayan Pasek Sujana menjelaskan, pria yang membunuh anak kandungnya itu dijerat dengan pasal berlapis.

Baca juga: Perjalanan Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik, Ditangkap Tanpa Perlawanan di Kampung Halaman

"Dia terancam hukuman mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara," jelas Wayan kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (8/8/2020). 

Wayan mengatakan, ancaman hukuman itu karena tindakan pelaku tergolong pembunuhan berencana.

APJ disangka Pasal 80 Ayat 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak subsider Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Pasal 340 KUHP menegaskan, barang siapa yang sengaja dengan rencana terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, pertanggungjawaban dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup atau paling lama 20 tahun. 

"Kita kenakan pasal berlapis," terang Wayan.

Sebelumnya diberitakan, APJ membunuh kedua anaknya pada Selasa (4/8/2020).

Setelah membunuh anaknya, APJ kabur dan bersembunyi di puncak pohon kelapa. Ia membawa parang yang digunakan membunuh anaknya itu.

Polisi berusaha membujuk APJ turun dari pohon kelapa sejak Selasa malam. Tapi, APJ tak kunjung turun.

Baca juga: Mudik Bareng Teman Pakai Mobil Pribadi dari Surabaya, Pria Ini Positif Covid-19

Sekitar 10 jam berdiam di puncak pohon kelapa, polisi dan masyarakat memutuskan menebang pohon itu dan meringkus APJ.

"Tepat 07.50 WITA, pelaku diamankan," kata Putu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Longsor Putus Ruas Jalan Wonogiri-Yogya-Pacitan

Regional
Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Sebut Vaksin Hancurkan Rakyat Indonesia, Pegawai Honorer Pemprov Kalbar Terancam Penjara 6 Tahun

Regional
Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Pelaku Fetish Kain Jarik Dituntut 8 Tahun Penjara, Denda Rp 50 Juta

Regional
Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Diterkam Buaya dan Diseret ke Perairan, Jasad Dandi Ditemukan di Hutan Bakau 4 Hari Kemudian

Regional
Usai Hujan Abu Gunung Merapi, Warga di Boyolali Kesulitan Cari Pakan Ternak

Usai Hujan Abu Gunung Merapi, Warga di Boyolali Kesulitan Cari Pakan Ternak

Regional
Seorang Pria Menyerang Polisi dengan Katana di Aceh Utara

Seorang Pria Menyerang Polisi dengan Katana di Aceh Utara

Regional
Ganjar Pakai Baju Adat Riau Saat Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Ganjar Pakai Baju Adat Riau Saat Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Regional
Pengakuan Dewangga Beli 1.000 Butir Pil Koplo dari Uang Bansos Prakerja

Pengakuan Dewangga Beli 1.000 Butir Pil Koplo dari Uang Bansos Prakerja

Regional
Dicopot dari Jabatan Ketua Harian DPD I Golkar, James Arthur: Partai Belum Minta Klarifikasi Saya

Dicopot dari Jabatan Ketua Harian DPD I Golkar, James Arthur: Partai Belum Minta Klarifikasi Saya

Regional
ABG Dicabuli Kenalan Facebook, Modus Pelaku Janji Menikahi, Korban Diancam

ABG Dicabuli Kenalan Facebook, Modus Pelaku Janji Menikahi, Korban Diancam

Regional
6.560 Dosis Vaksin Dikirim ke Kabupaten Batanghari dan Tanjab Timur

6.560 Dosis Vaksin Dikirim ke Kabupaten Batanghari dan Tanjab Timur

Regional
Remaja 14 Tahun Pembunuh Pegawai Bank Divonis 7 Tahun 6 Bulan

Remaja 14 Tahun Pembunuh Pegawai Bank Divonis 7 Tahun 6 Bulan

Regional
Vaksin Covid-19 Tiba di Indramayu, Lucky Hakim Siap Jadi Influencer

Vaksin Covid-19 Tiba di Indramayu, Lucky Hakim Siap Jadi Influencer

Regional
Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

Vaksinasi Dimulai, Kota Malang Kekurangan 14.800 Dosis

Regional
Sri Sultan Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai Akhir Februari 2021

Sri Sultan Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Selesai Akhir Februari 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X