Gubernur NTT Berharap Tak Ada Lagi Cleaning Service yang Bersihkan Sampah ASN...

Kompas.com - 07/08/2020, 18:37 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memegang buah lontar Dokumen Humas NTTGubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, saat memegang buah lontar

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, aparatur sipil negara (ASN) harus bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan kerja masing-masing.

Hal ini diungkapkan Viktor saat bertemu para juri lomba kebersihan antarinstansi di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT, di ruang kerjanya, Jumat (7/8/2020).

Menurut Viktor, kegiatan ini harus rutin dilakukan agar kebersihan benar-benar menjadi budaya hidup di NTT.

Viktor menyebutkan, ASN akan berbenah dan menyadari pentingnya kebersihan tempat kerja mereka jika lomba ini digelar secara rutin.

Baca juga: Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Ditangkap di Kapuas, Polisi: Sudah di Surabaya

Kesadaran itu bisa tumbuh menjadi kebiasaan yang positif bagi para ASN di lingkungan Pemprov NTT.

"Inilah yang diharapkan dari dibuatnya lomba ini," ujar Viktor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Viktor mengatakan, sekian lama para ASN beranggapan, kalau masalah kebersihan merupakan tanggung jawab petugas kebersihan atau cleaning service.

Hal itu, kata Viktor, yang membuat para ASN tak peduli dengan kebersihan lingkungan kantor.

"Ke depan tidak ada lagi cleaning service, jadi masalah kebersihan menjadi tanggung jawab semua pegawai," ujar Viktor.

Orang nomor satu di NTT itu meminta panitia memberikan penghargaan kepada instansi yang menyandang predikat terbersih.

 

Hadiah juga diberikan kepada instansi yang mendapatkan predikat terkotor. Sehingga, mereka mendapatkan motivasi dan lebih serius membersihkan sampah.

"Khusus bagi instansi yang meraih predikat terkotor tetap diberi hadiah, tetapi hadiahnya berupa tempat sampah yang berisikan sampah plastik, hal ini tentunya akan menjadi pukulan sekaligus motivasi agar ke depan mereka lebih serius memerangi sampah di instansinya," ujar Viktor.

Baca juga: Mudik Bareng Teman Pakai Mobil Pribadi dari Surabaya, Pria Ini Positif Covid-19

Gubernur berharap, panitia juga mengadakan lomba kinerja antarinstansi di masa depan. Setiap instansi yang bekerja mencapai target yang telah dibuat akan memperoleh penghargaan.

Tujuannya agar setiap instansi mampu melayani masyarakat dengan maksimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X