Balas Dendam, Pria di Makassar Aniaya Rekannya dengan Busur Panah

Kompas.com - 07/08/2020, 16:34 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial S (20) dianiaya rekannya sendiri dengan cara dipanah menggunakan busur rakitan saat berada di Jalan Dirgantara, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (4/8/2020) lalu.

S dianiaya FI saat tengah berjalan kaki untuk pulang ke rumahnya sekitar pukul 01.30 Wita.

Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim mengatakan bahwa S dianiaya oleh FI (23).

Baca juga: Marah Tak Diberi Uang, Pria Bertato Aniaya Ayah Kandung dengan Kursi Plastik

 

FI sendiri, kata Halim, telah ditangkap polisi, Kamis (7/8/2020) usai melarikan diri di Kabupaten Gowa. 

"Korban telah dianiaya menggunakan busur sehingga korban luka pada bagian perut," kata Halim melalui WhatsApp, Jumat (8/8/2020) siang. 

Halim mengatakan, FI nekat melakukan penganiayaan kepada S yang juga merupakan eks pebegal itu untuk membalaskan dendamnya pada saat keduanya meminum minuman keras di salah satu kios.  

Saat itu, korban memukul FI dengan menggunakan kursi yang pada akhirnya menyisakan dendam untuk FI. 

"Pelaku marah dan melakukan pembalasan terhadap korban dengan cara menganiaya korban menggunakan anak busur panah sebanyak satu kali," kata Halim. 

Baca juga: Bertengkar pada Malam Idul Adha, Pria di Ambon Aniaya Istri dan Anak dengan Parang

FI kini telah dibawa ke Polsek Panakkukang untuk interogasi lebih lanjut.

Dia disangkakan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. 

Sementara S masih perlahan menyembuhkan luka di perutnya usai sebelumnya sempat mendapat perawatan di rumah sakit. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Banjir di Cirebon, Ratusan Rumah Terendam Air hingga 1 Meter

Regional
Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Beredar Pesan Kasdim 0817 Gresik Meninggal Pasca Vaksinasi Corona, Wabup Pastikan Hoaks

Regional
Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Ini Alasan Syaiful Bahri Gunakan Tanda Tangan ala Konoha di KTP-nya

Regional
Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Muara Sungai Progo yang Selalu Penuh Sampah pada Musim Hujan

Regional
Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Ajak Turis Asing Ramai-ramai ke Bali hingga Viral, Kristen Gray Dicari Petugas

Regional
796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

796 TKA di Bintan Telah Kembali ke China

Regional
Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Viral Foto Tanda Tangan di KTP ala Lambang Konoha, Begini Ceritanya

Regional
Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Remaja 17 Tahun Pengeroyok Petugas SPBU di Makassar Ditangkap

Regional
Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Sempat Tutup akibat Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Dibuka Lagi

Regional
Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Cerita Penghuni Rutan Melawan Covid-19, dari Vitamin hingga Aerobik

Regional
Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Nomor WhatsApp Bupati Kebumen Diretas, Ahli Digital Forensik Beberkan 3 Modus Pelaku

Regional
Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Hujan Semalaman, 21 Rumah di Banyuasin Sumsel Terendam Banjir

Regional
Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Sedang Ambil Wudu di Sungai, Warga Pasaman Barat Hilang Diduga Diterkam Buaya

Regional
Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Tenaga Kesehatan yang Meninggal akibat Corona di Kabupaten Bogor Bertambah

Regional
Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Donasi untuk Korban Longsor Sumedang Terkumpul Rp 2,2 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X