Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Kompas.com - 04/08/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19 ShutterstockIlustrasi virus corona (SARS-CoV-2), Covid-19

AMBON, KOMPAS.com - Samson Atapary, anggota DPRD Provinsi Maluku yang dinyatakan positif Covid-19 menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Samson mengaku, kondisinya baik dan tak mengalami gejala seperti demam, batuk, sesak napas, dan sakit tenggorokan.

Beta (saya) sementara ini karantina di rumah, kondisi saya baik,” kata Samson kepada Kompas.com saat dihubungi via telepon, Selasa (4/8/2020).

Samson menjelaskan awal mula dinyatakan positif Covid-19. Pada 30 Juli, Samson yang hendak bertolak ke Kabupaten Buru menjalani rapid test Covid-19 sebagai syarat perjalanan menggunakan pesawat terbang.

Baca juga: Pemkot Surabaya: Silakan Menilai, yang Jelas Kita Warnanya Sudah Hijau

Samson pun dinyatakan reaktif berdasarkan rapid test Covid-19.  Ia pun disarankan menjalani tes swab di RSUD Haulussy Ambon.

Samson pun melakukan tes swab hari itu.

"Malamnya hasilnya keluar positif," kata Ketua Komisi IV DPRD Maluku ini.

Setelah dinyatakan positif Covid-19, Samson diminta menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Ambon.

Karena kondisinya sehat, tim medis menyarankannya melakukan karantina mandiri.

"Dokter ahli penyakit dalam dan paru mengatakan bahwa semua kondisinya baik, normal, sehinga saya dikategorikan OTG, lalu diminta tetap karantina di rumah," kata dia.

 

Padahal, Samson telah meminta agar diisolasi di luar rumah.

“Jadi tadinya saya minta di luar rumah tetapi karena penjelasan dari pihak RS karena kategori OTG bisa kareantina di rumah nanti disampaikan ke puskesmas,” kata dia.

Pulang dari Jakarta

Samson tak tahu dari mana tertular Covid-19. Tapi, ia membenarkan baru saja kembali dari Jakarta pada 15 Juli 2020.

Tiba di Ambon, Samson menjalankan aktivitas di DPRD Maluku seperti biasa, memimpin rapat komisi dan pansus.

Baca juga: Risma Klaim Surabaya Berubah Jadi Zona Hijau Covid-19, Ini Penjelasannya

"Memang interaksinya cukup tinggi beberapa kali rapat dengan OPD dengan tamu-tamu yang datang, wartawan wawancara setiap rapat, nah itu jalan normal sampai tanggal 30 (Juli) karena mau ada perjalanan ke Buru,” ungkapnya.

Kontak erat dengan pasien positif

Selama dua pekan terakhir, Samson kerap melakukan kontak erat dengan salah satu stafnya yang dinyatakan positif Covid-19.

Stafnya itu tertular dari sang suami yang bekerja sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Pemprov Maluku.

 

Meski begitu, Samson tak tahu apakah tertular dari stafnya itu atau orang lain.

"Saya kontak dengan staf saya ini cukup tinggi karena setiap kali mau rapat pansus pasti koordinasi kadang terima dokumen tapi apakah saya terjangkit dari dia? Ini tidak bisa dipastikan,” ungkapnya.

Baca juga: Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Menurutnya, ada pegawai lain yang dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan kontak dengan stafnya itu.

"Dari dia (staf positif Covid-19) juga ada salah satu staf di pansus menjalani tes swab dan hasilnya positif, jadi staf ada dua, tambah saya jadi tiga," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X