Kasus Positif Covid-19 DIY 10 Persen Didominasi Tenaga Kesehatan

Kompas.com - 04/08/2020, 15:46 WIB
Berty Murtiningsih saat jumpa pers di kantor Sekda, kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (22/7/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoBerty Murtiningsih saat jumpa pers di kantor Sekda, kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (22/7/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) terus lakukan skrining kepada karyawan kesehatan.

Dari total kasus positif Covid-19, 10 persen didominasi tenaga kesehatan.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menyampaikan tenaga kesehatan terdiri dari tenaga medis maupun non medis.

"Kami menyebutnya dengan karyawan kesehatan saat skrining. Kebanyakan mereka Orang Tanpa Gejala (OTG)," katanya saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 3 Agustus 2020

Berty menambahkan, pihaknya saat ini melakukan skrining keseluruh tenaga kesehatan yang ada di DI Yogyakarta.

"Jadi tidak bisa disebut tren kasus, karena kami memang memeriksa semuanya," imbuhnya.

Dia mengatakan, untuk pasien berstatus OTG tidak harus dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19, tetapi bisa dirawat di rumah sakit lapangan (shelter).

"Kecuali di Kota Yogyakarta yang masih dirawat di rumah sakit. Kapasitas rumah sakit lapangan masih memadai juga disiapkan shelter," ujar Berty.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di DIY Bertambah 67, Rekor Penambahan Harian

Berty menyampaikan untuk angka kesembuhan pasien Covid-19 di DIY persentasenya kurang lebih mencapai 60 persen.

Hingga Senin (3/8/2020), angka kesembuhan dari Covid-19 di DIY sebanyak 434 kasus.

"Kemarin kasus sembuh bertambah 13, yaitu domisili Bantul 12 kasus dan Sleman satu kasus," pungkas Berty.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

Regional
Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Bangun 23 Titik Super Wifi di Labuan Bajo, Menkominfo: Jangkauannya Radius 500 Meter

Regional
Satpol PP Kota Semarang Minta Warga Lapor Bila Ada Atraksi Topeng Monyet

Satpol PP Kota Semarang Minta Warga Lapor Bila Ada Atraksi Topeng Monyet

Regional
Bos MeMiles Divonis Bebas, Jaksa Masih Berpikir untuk Ajukan Kasasi

Bos MeMiles Divonis Bebas, Jaksa Masih Berpikir untuk Ajukan Kasasi

Regional
Ridwan Kamil Kukuhkan Tujuh Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota

Ridwan Kamil Kukuhkan Tujuh Penjabat Sementara Bupati dan Wali Kota

Regional
30 Orang di Sleman Sembuh dari Covid-19, Sebagian Tenaga Kesehatan

30 Orang di Sleman Sembuh dari Covid-19, Sebagian Tenaga Kesehatan

Regional
Jawa Barat Siap Bangkitkan Industri Wisata MICE

Jawa Barat Siap Bangkitkan Industri Wisata MICE

Regional
Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

Suruh Istrinya Kembalikan Sebagian Emas Curian kepada Korban, Pencuri Ini Ditangkap

Regional
Polisi Tangkap 5 Remaja Pemabuk yang Perkosa 2 Siswi SMP di Kebun, 2 DPO

Polisi Tangkap 5 Remaja Pemabuk yang Perkosa 2 Siswi SMP di Kebun, 2 DPO

Regional
Rombongan Polisi yang Ditembak KKB Baru Pulang Antar Wakapolda Papua

Rombongan Polisi yang Ditembak KKB Baru Pulang Antar Wakapolda Papua

Regional
Alat GeNose UGM Diapresiasi Gugus Tugas Covid-19 DIY

Alat GeNose UGM Diapresiasi Gugus Tugas Covid-19 DIY

Regional
Cangkul Ladang, Warga Temukan Batuan Tangga Bangunan Candi

Cangkul Ladang, Warga Temukan Batuan Tangga Bangunan Candi

Regional
Pelaku Pungli Rampas Pistol dan Tembak Polisi, Kini Buron

Pelaku Pungli Rampas Pistol dan Tembak Polisi, Kini Buron

Regional
Istrinya Diisolasi karena Suspek Covid-19, WN Swiss Tendang Alat dan Coba Pukul Dokter

Istrinya Diisolasi karena Suspek Covid-19, WN Swiss Tendang Alat dan Coba Pukul Dokter

Regional
Kontak Senjata Terjadi Lagi di Intan Jaya, KKB Tembaki Rombongan Polisi

Kontak Senjata Terjadi Lagi di Intan Jaya, KKB Tembaki Rombongan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X