Kasus Baru Covid-19 di DIY Bertambah 67, Rekor Penambahan Harian

Kompas.com - 01/08/2020, 18:44 WIB
Ilustrasi corona virus (Covid-19) shutterstockIlustrasi corona virus (Covid-19)

YOGYAKARTA, KOMPAS.COM - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) kembali merilis data orang yang terkonfirmasi positif Covid-19

Jumlah orang yang diumumkan hari ini, Sabtu (1/8/2020), lebih banyak ketimbang hari sebelumnya.

Pada hari ini, ada sebanyak 67 warga DIY yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sehari sebelumnya, diumumkan sebanyak 64 kasus orang terjangkit virus corona.

Jumlah ini merupakan rekor penambahan kasus Covid-19 harian di DIY.

Baca juga: Listrik Sebagian Jawa Tengah dan DIY Padam karena Benang Layangan

Dengan ada penambahan tersebut, maka ada 741 kasus Covid-19 di DIY.

Juru bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengatakan, 67 kasus itu sebanyak 40 kasus ada di Kabupaten Sleman, 19 kasus di Kabupaten Bantul, dua kasus di Kabupaten Kulonprogo, dan tiga kasus di Kota Yogyakarta.

"Untuk kasus yang masih dalam penelusuran sebanyak 3 kasus," kata Berty dalam keterangan tertulisnya.

Berty menyebut, sebanyak 17 orang dari sejumlah kasus baru ini diketahui dari hasil penelusuran kontak erat karyawan kesehatan yang terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Kasus Baru Covid-19 di DIY Bertambah 64, Tertinggi sejak Pertama Kali Ditemukan

12 kasus dari penelusuran orang yang sebelumnya diketahui telah terinfeksi virus corona, satu kasus dari orang yang bepergian ke luar kota, dan 20 kasus lainnya belum diketahui sumber penularannya.

"Lalu ada tracing karyawan koperasi di Sleman sebanyak 17 kasus," katanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Belajar dari Erupsi 2010, Warga Lereng Merapi Dirikan Komunitas Siaga

Regional
'Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang'

"Saya Kaget Waktu Dengar Ada yang Jatuh, Ketika Dilihat Ternyata Orang"

Regional
Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Kakek 60 Tahun dengan Keterbelakangan Mental Tewas Dipukuli Pakai Bambu oleh Tetangganya

Regional
Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Tersangka Perusakan Kantor Nasdem Makasar Bertambah, Jadi 13 Orang

Regional
KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

KASN: Aparatur Sipil Negara yang Suami atau Istrinya Maju Pilkada Serentak Wajib Cuti

Regional
Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Respons Ganjar soal Jalur Sepeda di Semarang Jadi Tempat Parkir Mobil

Regional
Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Video Viral Seorang Perempuan Pukuli Lansia di Pinggir Jalan Berhasil Diungkap Polisi

Regional
Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang 'Om, Maaf ya Om'

Balita 4 Tahun Trauma karena Dianiaya, Selalu Bilang "Om, Maaf ya Om"

Regional
Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Temui Mahasiswa UGM yang Camping di Kampus, Rektor UGM: Sudah Selesai

Regional
Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Kondisi Mengenaskan Balita yang Dianiaya, Kelamin Bengkak dan Perut Mengeras

Regional
Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Kasus Covid-19 Mulai Landai, Kadinkes Bali: Hanya Saja Angka Kematian Selalu Ada Setiap Hari

Regional
Kota Depok Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Kota Depok Kembali Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Kasus Dugaan Penganiayaan Dosen UMI Makassar, Polisi Periksa 5 Orang Saksi

Regional
Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Perjuangan Pengemudi Ojol Saat Pandemi, Mengais Rezeki dan Menjamin Pelanggan Tak Tertular Covid-19

Regional
Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Seorang Pria Tewas Usai Lompat dari Jembatan Ampera Palembang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X