Kompas.com - 30/07/2020, 19:25 WIB
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat umumkan tanggap darurat diperpanjang, Kamis (30/7/2020) Kompas.com/Wisang Seto PangaribowoSekda DIY Kadarmanta Baskara Aji saat umumkan tanggap darurat diperpanjang, Kamis (30/7/2020)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY) kembali perpanjang tanggap darurat bencana Covid-19 dengan mengeluarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 227/KEP/2020.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, perpanjangan status tanggap darurat berdasarkan dua hal.

Pertama adalah karena kasus positif di DIY masih fluktuatif dan kedua status bencana nasional belum dicabut oleh Presiden Republik Indonesia.

"Masa tanggap darurat akan diperpanjang hingga akhir bulan Agustus 2020, untuk nama masih sama yaitu tanggap darurat," katanya saat menemui awak media di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Pasien Positif Corona 90 Persen Pelaku Perjalanan, Wabup Gunungkidul Imbau Warga Tak Keluar DIY

Aji mengatakan, saat ini masih membutuhkan status tanggap darurat untuk beberapa penanganan seperti pemulihan ekonomi dan untuk memberikan bantuan sosial.

"Kalau untuk penggunaan BTT (belanja tak terduga-red) sebenarnya tidak harus menggunakan tanggap darurat, tetapi yang penting darurat seperti darurat transisi atau darurat tanggap," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait dengan bantuan sosial pihaknya belum berencana menambah bansos, karena semua pihak sudah mendapatkan bantuan dari pusat, provinsi, kabupaten atau kota maupun dari dana desa.

"Sehingga untuk bansos sudah tidak kita keluarkan lagi. Kita alan konsentrasi selain di kesehatan itu di bidang ekonomi, untuk meredam kontraksi pertumbuhan ekonomi karena saat ini kita sudah minus," ungkapnya.

Baca juga: Bertambah 15 Pasien, Positif DIY Jadi 587 Kasus

Ke depan, Pemprov DIY akan memberikan bantuan kepada wirausaha sebagai stimulus berupa insentif, lalu juga berupa intervensi perbankan kepada Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Kita juga usulkan ke Kementerian Koperasi dan UMKM kaitannya dengan mereka yang belum bankable akan kita berikan bantuan. Sekarang masih dalam pendataan," ucapnya.

Untuk waktunya, ia berharap setelah pendataan dapat segera diberikan kepada pengusaha-pengusaha yang ada di DI Yogyakarta.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.