Kasus Prostitusi Online Artis VS, Muncikari Dikenakan Pasal Perdagangan Orang

Kompas.com - 30/07/2020, 10:28 WIB
Artis VS (sweater garis) menghindari kejaran para jurnalis di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (29/7/2020). VS diduga terlibat kasus prostitusi online. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Artis VS (sweater garis) menghindari kejaran para jurnalis di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (29/7/2020). VS diduga terlibat kasus prostitusi online.

LAMPUNG, KOMPAS.com - Aparat Polresta Bandar Lampung persangkakan dua mucikari kasus dugaan prostitusi artis VS dengan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kedua mucikari tersebut yakni MAZ dan MN. Keduanya diamankan di luar hotel bintang empat dimana praktik prostitusi itu disepakati.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Yan Budi Jaya mengatakan, untuk saat ini pihaknya memfokuskan pada pembuktian TPPO yang dilakukan oleh kedua mucikari tersebut.

"Sampai saat ini kami persangkakan kedua terduga muncikari itu dengan TPPO atau trafficking," kata Yan Budi di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis (30/7/2020).

Baca juga: Artis VS Ditangkap Polisi di Hotel Bintang 4 Bandar Lampung Terkait Prostitusi Online

Kedua terduga muncikari itu dipersangkakan dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Sedangkan bagi artis VS dan pemesan berinisial S, Yan Budi mengatakan, pihaknya masih mendalami untuk memastikan tindak pidana yang telah mereka lakukan.

Diberitakan sebelumnya, artis VS diamankan Unit PPA Satreskrim Polresta Bandar Lampung di sebuah hotel bintang empat di bilangan Telukbetung Selatan pada Selasa (28/7/2020) malam.

Artis FTV ini diduga terlibat dalam praktik prostitusi online dengan tarif puluhan juta rupiah.

Dua orang yang diduga muncikari, yakni I alias MAZ dan MN turut diamankan oleh petugas kepolisian.

Baca juga: Polisi Sita Rp 30 Juta dari Hotel Tempat Artis VS Menginap



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
Unggahan 'Kacung WHO' Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Unggahan "Kacung WHO" Jerinx SID Berujung Laporan ke Polda Bali...

Regional
Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Seorang Perempuan di Bireuen Ditemukan Terkapar dengan Luka di Leher

Regional
Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Buruh Harian Cabuli Anak Tetangga di Kamar Mandi, Pakai Iming-iming Uang Rp 35.000

Regional
Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Sekda Akui Sempat Ikut Sidang Paripurna Bersama Anggota DPRD Maluku yang Positif Corona

Regional
Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Sobek Amplop Penambang Pasir, Nelayan Makassar Mengaku Tak Niat Robek Uang

Regional
Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Jalan Kelok 44 Sumbar Ambles, Baru Dibuka Lagi 10 Agustus

Regional
Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Marah Tak Diberi Uang oleh Ibu, Seorang Anak Divonis Hukuman Penjara

Regional
Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Bupati Langkat Izinkan Kawasan Wisata Bukit Lawang Dibuka, tapi...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X