1.461 Guru Honorer di Jabar Dapat Tambahan Rp 1,5 Juta Tiap Bulan

Kompas.com - 29/07/2020, 15:41 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,  menyerahkan secara simbolis
surat keputusan (SK) penetapan guru nonPNS atau guru honorer setingkat SMA, SMK dan SLB se-Jawa Barat, Rabu (29/7/2020). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAGubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyerahkan secara simbolis surat keputusan (SK) penetapan guru nonPNS atau guru honorer setingkat SMA, SMK dan SLB se-Jawa Barat, Rabu (29/7/2020).

 

Sebab, menurut dia, sejak 2017 pihaknya sudah memberikan berbagai tunjangan bagi guru honorer SMA/SMK/SLB dengan total per orang tidak kurang dari Rp2 juta per bulan.

"Walaupun kami terus dan fokus menangani Covid-19, membahas emergensi, (penyerahan SK guru honorer) ini juga bagian kedaruratan. Ini peran luar biasa Dinas Pendidikan dan dukungan DPRD Komisi V," kata Emil.

Seleksi ulang bagi yang gagal

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Sopandi menjelaskan, SK penetapan guru honorer ini sangat diperlukan untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima tunjangan profesi guru dari APBN sebesar Rp1,5 juta per bulan.

Berdasarkan aturan, menurut Dedi, guru honorer SMA, SMK dan SLB yang berhak menerima tunjangan dari pemerintah pusat harus memiliki SK dari masing-masing gubernur.

"Syarat terakhirnya harus ada penetapan SK dari kepala daerah, yaitu SK ini," kata Dedi.

Selain berhak menerima tunjangan setiap bulannya, guru honorer yang telah menerima SK tersebut akan masuk kepada sistem kepegawaian di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Jadi mereka punya nilai inpassing dengan penyetaraan sesuai golongan yang ada," ujar dia.

Dedi memastikan, 1.461 guru yang lolos seleksi ini sudah melalui berbagai fase penyeleksian sehingga layak menerima apresiasi berupa uang tunjangan.

Untuk guru honorer yang gagal dalam seleksi tersebut, menurut Dedi, bisa kembali ikut seleksi yang diselenggarakan secara bertahap.

"Di Jawa Barat ada 18.892 guru honorer. Sisanya akan terus diseleksi bertahap, sehingga nanti akan semakin banyak guru honorer yang diberi tunjangan tambahan," kata Dedi.

Salah seorang guru honorer di SMA Negeri 9 Kota Bandung Rizky SR mengaku bersyukur dengan penerimaan SK ini.

Dengan adanya legalitas ini, pendapatannya meningkat dari Rp2 juta juta per bulan menjadi sekitar Rp3,5 juta per bulan.

"Kalau dulu hanya dapat honorarium dari Provinsi sebesar Rp2,4 juta, sekarang ditambah dengan dari APBN Rp1,5 juta," kata Riski.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bendahara Desa yang Korupsi BLT Covid-19 Terancam Hukuman Berat

Bendahara Desa yang Korupsi BLT Covid-19 Terancam Hukuman Berat

Regional
Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan di Tepi Kolam di Berau, Mulut Dibekap dan Tangan Terikat

Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan di Tepi Kolam di Berau, Mulut Dibekap dan Tangan Terikat

Regional
Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

Regional
Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Regional
30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

Regional
Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Menyoal Mayat Perempuan Hangus Dalam Mobil Terbakar di Sukoharjo, Ada Selotip di Tangan dan Luka di Dahi

Regional
'Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya'

"Saya Percaya Kematian Anak Saya Tak Sia-sia karena Membela Ibunya"

Regional
Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Masih Zona Oranye, Lebak Perpanjang PSBB hingga 19 November 2020

Regional
Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Rekonstruksi Penganiayaan Pemuda di Selayar, 6 Tersangka Peragakan 44 Adegan

Regional
Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Menjelang Pensiun, Purwanto Masih Semangat Mendidik Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X