"Puang Tedong", Sapi Jokowi Ngamuk Saat Diangkut ke Tempat Pemotongan Kurban

Kompas.com - 28/07/2020, 17:23 WIB
Sapi Presiden Jokowi Ngamuk Saat Dievakuasi ke Tempat Pemotongan Kurban KOMPAS.COM/JUNAEDISapi Presiden Jokowi Ngamuk Saat Dievakuasi ke Tempat Pemotongan Kurban

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Puang Tedong, sapi kurban milik Presiden Joko Widodo di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengamuk dan menyeruduk benda sekitarnya.

Insiden itu terjadi pada Senin (27/7/2020), kala itu Puang Tedong hendak dibawa ke tempat pemotongan hewan kurban di Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Sapi yang mengamuk saat dibawa keluar kandangnya, membuat sejumlah orang di sekitarnya berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Hewan itu mengamuk selama hampir dua jam.

Baca juga: Mengenal Puang Tedong, Sapi Kurban Jokowi yang Tidur di Karpet Harga Jutaan dan Dijaga Siang Malam

Sapi itu kembali tenang setelah Rahman Takka yang memeliharanya sejak kecil, meminta orang-orang membiarkan binatang itu selama mengamuk.

Rahman yang sudah tahu tabiat hewan itu. Puang Tedong akan tenang dengan sendirinya setelah mengamuk.

Setelah sapi itu tampak mulai tenang, Rahman ikut mengantarkan ternaknya ke kendaraan yang akan membawa ke tempat pemotongan.

Sapi Presiden Jokowi Ngamuk Saat Dievakuasi ke Tempat Pemotongan KurbanKOMPAS.COM/JUNAEDI Sapi Presiden Jokowi Ngamuk Saat Dievakuasi ke Tempat Pemotongan Kurban

Kala itu, Rahman mengaku sedih karena tidak lagi bisa melihat dan mengelus bulu halus Puang Tedong.

Namun, dia bangga karena sapi kesayangannya bisa terjual dengan harga Rp 89 juta, dari penawaran awalnya Rp 100 juta.

Baca juga: Jokowi Beli Sapi Puang Tedong Miliknya Seberat 1,2 Ton untuk Kurban, Rahman Sujud Syukur

Rasa bangga Rahman makin tinggi karena ternaknya dibeli Presiden Joko Widodo.

“Saya sedih karena sapi kesayangan saya tak akan pernah lagi bertemu untuk selama. Tapi saya juga bangga karena jerih payah saya mebesarkannya selama empat tahun lebih bisa dilirik orang nomor satu di Indonesia,” jelas Rahman Takka usai mengevakuasi sapinya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X