Kompas.com - 28/07/2020, 16:12 WIB
Kadisdik Nunukan H.Junaedi SH saat melakukan monitoring di sskolah wilayah kecamatan Sembakung untuk mencapai sekolah harus menyusuri sungai dengan jarak lumayan jauh bahkan ada yang 6 jam dari desa satu ke desa lainnya Kompas.com/Ahmad DzulviqorKadisdik Nunukan H.Junaedi SH saat melakukan monitoring di sskolah wilayah kecamatan Sembakung untuk mencapai sekolah harus menyusuri sungai dengan jarak lumayan jauh bahkan ada yang 6 jam dari desa satu ke desa lainnya

NUNUKAN, KOMPAS.com–Para guru di tepian Sungai Sembakung, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara meminta agar pemerintah daerah membelikan perahu untuk kebutuhan transportasi mereka.

Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) selama pandemi Covid-19 membuat mereka harus sering berada di sungai menyusuri desa satu ke desa lainnya.

Di Kecamatan Sembakung, jarak satu desa ke desa lainnya adalah 2,5 jam ditempuh dengan perahu ketinting yakni perahu kayu kecil bermesin tempel dengan kapasitas maksimal 4 orang.

Baca juga: Sudah 4 Bulan Gaji Kepala Desa di Nunukan Tak Terbayar, Kades: Selalu Seperti Itu

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Sembakung Musdi menuturkan, para guru melakukan urunan tiap kali mereka hendak mengajar murid di sekitar 5 desa di wilayah ini.

"Guru-guru mengajar kan jauh, terutama dari Desa Tepian ke Desa Atap, itu ditempuh enam jam. Mereka urunan bensin untuk menumpang ketinting, itu kenapa mereka menginginkan perahu agak besar kepada Pemkab Nunukan,’’ujarnya, Selasa (28/7/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setiap pagi sebelum matahari terbit, para guru sarapan dan membuat janji temu di pinggiran sungai dengan guru lainnya.

Guru yang punya perahu ketinting akan menjemput guru lain yang tidak punya, sementara bagi kelompok guru yang tidak punya ketinting, mereka akan menumpang nelayan setempat.

Mereka menyiapkan jeriken bensin bagi mesin tempel di perahu ketinting yang akan mereka tumpangi.

Keadaan tersebut tidak menghalangi mereka untuk mengajar, dalam kondisi pandemi Covid-19 sekalipun, mereka tetap disiplin menjalankan tugas mereka mencerdaskan anak anak perbatasan RI–Malaysia.

Padahal, gaji mereka terkadang harus berkurang karena disisihkan untuk urunan bensin.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.