Bocah 8 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Alami Pendarahan dan Patah Tulang

Kompas.com - 23/07/2020, 18:03 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak Shutterstock.comIlustrasi kekerasan pada anak
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - SO (44), warga Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, diamankan polisi.

Pasalnya, ia diduga telah melakukan penganiayaan terhadap anak tetangganya sendiri yang masih berusia 8 tahun hingga alami pendarahan dan patah tulang.

Peristiwa naas tersebut terjadi pada Sabtu (11/7/2020) sekitar pukul 10.30 WIB.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, pelaku mengakui perbuatannya.

Kanit Reskrim Polsek Gamping Iptu Tito Satria Pradana mengatakan, alasan pelaku melakukan penganiayaan itu karena kesal setelah diejek korban dan dua teman mainnya saat melintas di depan rumahnya.

Karena emosi itu, kepala korban dibenturkan dan kakinya diinjak.

"Rambut korban dijambak, dibenturkan gerbang dan kakinya diinjak," katanya, Kamis (23/07/2020).

Baca juga: Diduga Dianiaya Tetangga, Bocah 8 Tahun Alami Pendarahan di Kepala

Dijelaskan Tito, kasus penganiayaan tersebut terungkap setelah korban menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya sesaat setelah kejadian.

Orangtua korban awalnya tidak berniat memperkarakan masalah tersebut. Karena awalnya diduga tidak separah yang dikira.

Namun karena saat itu anaknya mengeluhkan sakit pada bagian kepala dan kaki, orangtua korban khawatir dan langsung melarikannya ke rumah sakit.

Sontak orangtuanya terkejut, karena hasil pemeriksaan medis, akibat penganiayaan itu ternyata anaknya mengalami pendarahan pada bagian kepala.

 

Baca juga: Unggahan Viral Warga Jual Tanah dan Pembeli Dapat Nikahi Adik Ipar, Ini Faktanya

Tragisnya lagi, pada bagian punggung kaki kanan korban juga mengalami patah tulang.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, saat itu juga orangtua korban langsung melaporkannya kepada polisi.

"Keluarga korban membuat laporan dan sekitar jam 10 pelaku kita amankan," bebernya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 80 UU Perlindungan Anak juncto Pasal 351 KUHP. Ancamannya maksimal 15 tahun.

Penulis : Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma | Editor : Dony Aprian



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
Sesaat Sebelum Tewas, Wanita Ini Diminta oleh Pembunuhnya Sebutkan PIN ATM

Sesaat Sebelum Tewas, Wanita Ini Diminta oleh Pembunuhnya Sebutkan PIN ATM

Regional
Murung di Rumah, Seorang Remaja Putri Ternyata Jadi Korban Pemerkosaan 2 Pemuda

Murung di Rumah, Seorang Remaja Putri Ternyata Jadi Korban Pemerkosaan 2 Pemuda

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 24 Oktober 2020

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Warga dan Tokoh Masyarakat Ikut Prihatin dan Terkejut...

Wali Kota Tasikmalaya Ditahan KPK, Warga dan Tokoh Masyarakat Ikut Prihatin dan Terkejut...

Regional
Gubernur Sulsel Akan “Sikat” Orang Halangi Proyek Pedestrian di Makassar

Gubernur Sulsel Akan “Sikat” Orang Halangi Proyek Pedestrian di Makassar

Regional
Antisipasi Lonjakan Pendatang Saat Libur Panjang, Dishub Jateng Buat 3 Pos Pantau

Antisipasi Lonjakan Pendatang Saat Libur Panjang, Dishub Jateng Buat 3 Pos Pantau

Regional
Upaya Lestarikan Aksara Jawa, Disbud DI Yogyakarta Gandeng PANDI

Upaya Lestarikan Aksara Jawa, Disbud DI Yogyakarta Gandeng PANDI

Regional
Di Tengah Pandemi, Jambi Ekspor 2,1 Ton Kopi Arabika Kerinci ke Jepang

Di Tengah Pandemi, Jambi Ekspor 2,1 Ton Kopi Arabika Kerinci ke Jepang

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Status Masih Waspada

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Meningkat, Status Masih Waspada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X