Pemakzulan Bupati Jember Faida, Khofifah: Kita Tunggu Fatwa MA

Kompas.com - 23/07/2020, 17:59 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa KOMPAS.COM/A. FAIZALGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tak banyak bicara ketika ditanya tentang pemakzulan Bupati Jember Faida yang dilakukan DPRD Jember dalam sidang paripurna hak menyatakan pendapat pada Rabu (22/7/2020).

Khofifah menyebut, pemakzulan itu akan diuji terlebih dulu di Mahkamah Agung.

"Itu semua ada prosesnya, dari DPRD ke Mahkamah Agung dulu," kata Khofifah usai melantik Direktur Utama Bank Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (23/7/2020).

Khofifah menunggu putusan final yang dikeluarkan Mahkamah Agung.

"Kita menunggu fatwa Mahkamah Agung bagaimana," kata Khofifah.

Baca juga: Gelar Sidang Paripurna, DPRD Jember Sepakat Makzulkan Bupati Faida

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Provinsi Jawa Timur Jempin Marbun menjelaskan, sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, hasil paripurna DPRD tentang pemakzulan itu harus diuji secara hukum di Mahkamah Agung.

"Menurut undang-undang ada waktu 30 hari untuk Mahkamah Agung untuk menguji materi pemakzulan tersebut," kata Jempin ketika dikonfirmasi Kamis.

Setelah kajian hukum Mahkamah Agung keluar, DPRD Jember mengajukan pemakzulan itu kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Timur.

"Jadi Gubernur Jatim dalam konteks ini hanya menerima usulan dari DPRD Jember yang sudah memiliki hasil kajian Mahkamah Agung," jelasnya.

Setelah itu, usulan dari DPRD Jember akan diproses di Kementerian Dalam Negeri. Sesuai aturan, putusan Kemendagri akan diserahkan kepada Gubernur Jatim setelah 30 hari.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

15 Karyawan BRI Jepara Positif Covid-19, Isolasi Mandiri di Hotel

Regional
Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Kades Ini Diduga Pamer Alat Kelamin ke lstri Orang Lewat Facebook

Regional
Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Satu Dosen Universitas Jambi Positif Covid-19, Kampus Diliburkan 3 Hari

Regional
Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Usai Pengambilan Nomor Urut, Ngebas Maksimalkan Kampanye Daring

Regional
20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

20 Demonstran Diamankan Polisi Saat Unjuk Rasa Hari Tani di Gedung DPRD Sulsel

Regional
Ini Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Sulut 2020

Ini Nomor Urut 3 Paslon Pilkada Sulut 2020

Regional
'Ada yang Teriak Polisi Melindungi Penjual Miras, Spontan Warga Melempar'

"Ada yang Teriak Polisi Melindungi Penjual Miras, Spontan Warga Melempar"

Regional
KPU Tasikmalaya: Paslon Pilkada Diminta Kampanye Secara 'Online', atau Kena Sanksi

KPU Tasikmalaya: Paslon Pilkada Diminta Kampanye Secara "Online", atau Kena Sanksi

Regional
Pelanggar Protokol Kesehatan di Semarang Bakal Dihukum Menyapu Kuburan

Pelanggar Protokol Kesehatan di Semarang Bakal Dihukum Menyapu Kuburan

Regional
Cerita Bripka Reza, Kejar Jambret Malah Babak Belur Dikeroyok Massa

Cerita Bripka Reza, Kejar Jambret Malah Babak Belur Dikeroyok Massa

Regional
127 Santri Positif Covid-19, 2 Ponpes di Banyumas Lockdown

127 Santri Positif Covid-19, 2 Ponpes di Banyumas Lockdown

Regional
Pilkada Pematangsiantar, Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong

Pilkada Pematangsiantar, Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong

Regional
Demam Lalu Kehilangan Indra Penciuman, Perempuan Ini Terpapar Corona

Demam Lalu Kehilangan Indra Penciuman, Perempuan Ini Terpapar Corona

Regional
Diduga Terlibat Pencurian yang Dilakukan 2 Anaknya, Pria Ini Tewas Dikeroyok Warga

Diduga Terlibat Pencurian yang Dilakukan 2 Anaknya, Pria Ini Tewas Dikeroyok Warga

Regional
Termakan Hoaks, Sejumlah Warga Serang Mapolsek Elelim, Seorang Polisi Luka Parah

Termakan Hoaks, Sejumlah Warga Serang Mapolsek Elelim, Seorang Polisi Luka Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X