Kompas.com - 23/07/2020, 11:50 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi


PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Seorang gadis SMP berinisial NA (13) diperkosa lima remaja secara bergilir.

Para pelaku yakni MY dan MR serta tiga orang temannya lagi yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kanit PPA Polres Probolinggo Iptu Maskur mengatakan, kejadian berawal saat NA mengenal pelaku MY melalui Facebook.

Setelah berkenalan pelaku mengajak NA pada Juni lalu untuk berjalan-jalan di sekitar Kota Probolinggo. 

Baca juga: Pakai Foto Palsu Pria Tampan di Facebook, Kuli Bangunan Cabuli Siswi SMP

Keduanya sepakat untuk bertemu di sebuah SMK di Kota Probolinggo dan berjalan-jalan di sekitar kota hingga larut malam, sekitar jam 20.00 WIB.

Dikarenakan sudah larut malam, akhirnya korban diajak ke rumah pelaku MR di Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo.

Setiba di rumah MR, tiga temannya yang lain sudah menunggu. Rumah tersebut memang sudah menjadi tempat biasa mereka nongkrong.

Korban lantas disuruh masuk ke dalam salah satu kamar yang ada di rumah tersebut.

“Korban disuruh masuk ke kamar. Pikiran untuk berbuat yang tidak pantas tiba-tiba muncul, sehingga korban digilir oleh 5 orang. Pertama si MY, habis itu MR dan selanjutnya 3 pelaku lain yang masih DPO,” ujar Maskur, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (23/7/2020).

Kebetulan pada saat itu rumah dalam keadaan sepi dan kedua orangtua pelaku sedang pergi ke sawah. Akhirnya mereka pun mengerjai korban.

Dari Pengakuan pelaku yang telah tertangkap, lanjut Maskur, korban diberi tiga butir pil terlebih dahulu untuk diminum.

"Saat hendak disetubuhi, korban sudah berusaha untuk melawan. Lantaran diancam oleh para pelaku, ia tidak diantar pulang jika tidak melayani hasrat bejatnya, akhirnya korban tidak bisa berbuat apa-apa," kata Maskur.

Keesokan harinya korban dijemput oleh pamannya MN (41). Sesampainya di rumahnya, korban didesak untuk menceritakan apa yang telah terjadi di rumah MR.

Baca juga: Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Akhirnya korban pun menceritakan semua kejadian yang sudah dialaminya. Merasa tidak terima, akhirnya pihak keluarga melaporkan hal ini kepada polisi.

Senin (8/6/2020) lalu, anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Probolinggo menangkap dua pelaku yakni, MR (19) warga Kecamatan Bantaran dan MY (16) warga Kecamatan Kuripan.

Sementara tiga orang lainnya masih buron.

"Para pelaku sering nonton film bokep. Mereka terpengaruh film yang tidak baik ditonton," pungkas Maskur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X